Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Ibrah dari Wanita Cantik Calon Penghuni Neraka

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Ibrah dari Wanita Cantik Calon Penghuni Neraka
Sejarah mencatat wanita-wanita berparas cantik, tapi berbuat fasik. Walau suaminya itu seorang Nabi dan Rasul, namun dia tidak segan membangkang dan menjadi penentang baginya. (Valentinusardo/PWMU.CO).
BANNER RSI AISYIYAH MALANG

Abu Lahab itu sendiri adalah paman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Dirinya termasuk pemuka kaum kafir Quraisy yang kaya raya.

Namun pada saat Rasulullah pertama kali menyampaikan dakwahnya di Mekkah, dia dan istrinya, Arwa, yang secara tegas-tegas menolak dan menentang ajakan dan ajaran Rasulullah, hingga kematian datang menjemput keduanya.

Arwa dan suaminya Abu Lahab itu, termasuk orang-orang yang sudah pasti menjadi penghuni neraka. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Azza Wa Jalla:

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak neraka. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal”. (QS. Al Lahab:1-5).

Pelacur

Pelacur adalah wanita berparas cantik dan seksi yang melakukan perbuatan maksiat dan munkar. Mereka wanita menjual diri dan kehor matannya untuk mencari uang.

Terlepas dari apapun alasan mereka untuk melacur, bahwa itu perbuatan zina. Dan zina itu diharamkannya oleh Allah Subhanahu Wa dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. (QS. Al Isra:32, An Nuur,:2).

Pelacuran merupakan kemaksiatan yang sudah lama ada dan berkembang dalam masya rakat. Pelacur umumnya didominasi oleh kaum wanita.

Mereka yang berparas cantik dan seksi cenderung lebih mudah mendapatkan pelanggan. Apalagi mereka yang masih tergolong muda usia nya.

Pelacur wanita cantik atau tidak, tetap sebagai pelaku dosa dan kelak menjadi penghuni neraka. Sesuai firman Allah Azza Wa Jalla.

“Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alas an) yang benar, dan tidak berzina;dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hu kuman yang berat, yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu (di neraka), dalam keadaan terhina,”(QS. Al Furqan:68-69).

Musyrikah

Musyrikah adalah kaum wanita yang melaku kan kemusyrikan atau mempersekutukan Allah Azza Wa Jalla dengan selain Nya. Dari kalangan laki-laki disebut musyrikin. Mereka semua tergo long orang-orang kafir dan penghuni neraka.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Azza Wa Jalla, “Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk- buruk makhluk”.(QS. Al Bayyinah:6).

Munafikah

Munafikah adalah golongan wanita yang munafik. Orang-orang munafik golongan laki-laki dan perempuan itu sama saja.

Mereka semuanya musuh dalam selimut. Mereka senang menfitnah dan menjelek-jelekan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan orang-orang beriman. (QS.Al Ahzab :60-61, At Taubah:61,79).

Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan sama saja perbuatan dan perilaku mereka dalam masyarakat. Mereka kerjanya menyuruh orang- orang berbuat munkar dan melarangnya berbuat makruf. Mereka sama dengan orang-orang fasik yang gemar melakukan perbuatan dosa. (QS. At Taubah:67, An Nisa:61).

Munafikah sebagaimana orang-orang munafik pada umumnya, kelak akan menjadi penghuni ne raka. (Qs. At Taubah:68).

Bahkan mereka semua akan ditempatkan di neraka yang paling bawah. Sesuai firman Nya. “Sungguh, orang-orang muna fik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka, (QS. An Nisa:145).

Karena itu berhati-hati dengan kaum wanita yang berparas cantik dan seksi, namun ternyata tergolong kafir, munafik, musyrikin, pelacur, suka berzina dan penyuka pada sesama jenis. Mereka tidak layak dijadikan istri, kecuali wanita salehah dan beriman. (QS. An Nisa:34).

Islam melarang laki-laki menikahi wanita yang fasik, kafir, musyrik dan tidak taat pada Allah Azza Wa Jalla, Rasulullah dan suaminya. (QS.Al Baqarah: 221, At Taubah:67).

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu