Kegiatan penyerahan program kerja berupa alat pengolahan sampah dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kepada masyarakat Desa Morowudi, Dusun Ngepung, pada hari Ahad (12/4/2026). Program ini berupa “drum incinerator” yang ditujukan sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan setempat.
Penyerahan alat dilakukan secara simbolis oleh perwakilan mahasiswa KKN kepada tokoh masyarakat dan disaksikan oleh warga sekitar. Kegiatan berlangsung dengan partisipasi masyarakat yang hadir untuk melihat bentuk alat serta memperoleh penjelasan mengenai cara penggunaannya. Drum incinerator tersebut merupakan hasil modifikasi drum bekas yang dirancang sebagai alat pembakaran sampah yang lebih aman dan efisien.
Secara teknis, alat ini berfungsi untuk mengurangi volume sampah melalui proses pembakaran terkendali. Drum incinerator dilengkapi dengan lubang udara yang berfungsi sebagai sirkulasi oksigen agar proses pembakaran berlangsung optimal.
Selain itu, terdapat bagian bawah yang digunakan sebagai tempat pembuangan residu hasil pembakaran. Dengan desain yang sederhana serta biaya pembuatan yang relatif terjangkau, alat ini dinilai dapat diterapkan di lingkungan pedesaan.
Koordinator KKN Kelompok 29 menyampaikan bahwa program ini merupakan penerapan ilmu Teknik Industri dalam menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung.
“Kami melihat bahwa permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Morowudi, khususnya di Dusun Ngepung. Oleh karena itu, kami berinisiatif menghadirkan teknologi tepat guna berupa drum incinerator sebagai alternatif pengolahan sampah,” ujarnya.
Selain penyerahan alat, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar. Materi sosialisasi meliputi pemilahan sampah organik dan nonorganik, serta tata cara pengoperasian incinerator agar tetap aman dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Perwakilan masyarakat Desa Morowudi menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Masyarakat berharap alat tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih atas inovasi yang diberikan. Semoga alat ini dapat membantu mengurangi permasalahan sampah di lingkungan kami,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik. Program yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertata di Desa Morowudi, Dusun Ngepung. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments