Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PAP Fastabiqul Khairat PCM Genteng: Membayar Utang Peradaban

Iklan Landscape Smamda
PAP Fastabiqul Khairat PCM Genteng: Membayar Utang Peradaban
Taufiqur Rohman saat mengisi Pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Amin PCM Genteng Banyuwangi, Minggu (10/05/2026). (Ghulam/PWMU.CO).
pwmu.co -

Pengajian Ahad Pagi (PAP) Fastabiqul khairat di masjid Al-Amien Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Banyuwangi mengusung tema Membayar Utang Peradaban pada Minggu (10/05/2026).

Tema tersebut tersampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PCM Genteng, Taufiqur Rohman MPdI saat berceramah di hadapan jamaah pengajian yang terdiri jamaah laki-laki dan perempuan yang merupakan warga Muhammadiyah Cabang Genteng.

Tepat pukul 06.00 WIB, pengajian dimulai. Ratusan jamaah memadati ruang utama masjid Al-Amin Pusat Dakwah Muhammadiyah Genteng Wetan itu.

Ajak Syukuri Nikmat Allah

Di awal pengajian, Taufiqur Rohman mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat Allah, seperti nikmat iman dan Islam. Serta nikmat sempat yang sebagian orang sering melupakannya. Sehingga dapat menghadiri kajian ini.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk hadir di majelis PAP. Hal ini merupakan salah satu wujud syukur kita kepada Allah atas nikmat sempat tersebut” ujarnya.

Sebelum memasuki materi pengajian, ia mengajukan pertanyaan kepada jamaah terkait penulisan kata utang dalam judul, yang benar antara hutang atau utang. Kemudian Ketua Majelis Tabligh itu menjelaskan bahwa cara penulisan yang baku adalah utang sedangkan hutang adalah tidak baku.

Selanjutnya ia membacakan ayat Al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah ayat 30 dan 31. Pada ayat 30 mengisahkan dialog antara Alllah dengan malaikat, tentang penciptaan manusia sebagai khalifah di bumi yang dipertanyakan oleh malaikat.

Sedangkan pada ayat 31, mengisahkan bahwa Allah mengajarkan kepada nabi Adam AS terkait nama-nama benda. Lalu, memperlihatkannya kepada malaikat sebagai bukti bahwa manusia layak menjadi khalifah untuk membangun peradaban yang maju.

SMPM 5 Pucang SBY

Utang Peradaban Umat Islam

Lebih lanjut, Taufiqur Rohman yang juga guru Pendidikan Agama Islam SMK Muhammadiyah 2 Genteng itu memaparkan materi pengajian melalui slide power point-nya.

Ia mengatakan bahwa yang dimaksud dengan utang peradaban yang harus dibayar umat Islam adalah peningkatan ilmu pengetahuan untuk kemajuan dunia.

Sebagaimana yang telah diisyaratkan dalam dialog antara Alllah, malaikat, dan Adam tersebut. Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan dengan banyak membaca dan juga menulis.

Kemudian ustaz asal Pandan itu meminta jamaah agar membuka ponselnya untuk berlatih menulis dengan rumus 5W+1H yang terdiri dari What, Who, When, Why, Where, dan How.

“Ini adalah rumus dasar untuk membuat sebuah tulisan yang baik. Kalau unsur tersebut tidak terpenuhi, maka penulisannya menjadi kurang lengkap” tandasnya.

Pengajian yang berlangsung selama satu jam ini berjalan dengan khidmat. Mengakhiri kajian, Taufiqur Rohman berpesan kepada jamaah agar bersungguh-sungguh dalam meningkatkan ilmu pengetahuan.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 11/05/2026 00:28
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡