SD Mumtaz menggelar kegiatan International Penpals Literacy Program bersama Sekolah Wak Tanjong Al-Islamiah Singapura pada Kamis (21/5/2026). Program tersebut menjadi ajang persahabatan internasional sekaligus penguatan literasi siswa melalui kegiatan bertukar surat menggunakan bahasa Inggris sebagai media komunikasi.
Kegiatan berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom dan diikuti siswa-siswi dari kedua sekolah dengan penuh antusias.
Melalui program ini, peserta diajak memperluas wawasan internasional, mengenal budaya negara lain, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan literasi bahasa Inggris secara menyenangkan.
Acara dibuka oleh pembawa acara yang memperkenalkan tujuan kegiatan sekaligus menyambut seluruh peserta dari Indonesia dan Singapura.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama agar program berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Untuk mencairkan suasana, panitia menghadirkan sesi ice breaking interaktif yang membuat siswa tampak antusias dan lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan teman baru dari luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, kedua sekolah juga menayangkan video profil sekolah agar siswa dapat mengenal lingkungan belajar dan budaya masing-masing.
Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah pembagian peserta ke dalam beberapa breakout room internasional.
Di ruang virtual tersebut, siswa saling berkenalan, berbagi cerita, dan membangun komunikasi awal dengan teman pena (pen pal) dari negara lain.
Pembimbing dari Sekolah Wak Tanjong Singapura, Madam Mirna Asyura, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan kolaboratif tersebut.
“Terima kasih atas sesi yang singkat namun menyenangkan. Murid-murid saya senang bertemu dengan teman pena mereka. Saya tidak sabar untuk bekerja sama dengan kalian semua segera,” ujarnya.
Program pertukaran surat kemudian diperkenalkan sebagai sarana komunikasi berkelanjutan antara siswa SD Mumtaz dan Sekolah Wak Tanjong Singapura.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis dalam bahasa Inggris sekaligus memahami budaya internasional secara lebih dekat.
Setelah sesi diskusi selesai, seluruh peserta kembali ke ruang utama Zoom untuk berbagi pengalaman dan kesan selama kegiatan berlangsung.
Para siswa juga diminta menuliskan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka setelah mengikuti program tersebut, seperti happy, excited, dan fun.
Salah satu peserta dari kelas 5D, Azka, mengaku senang dapat memiliki teman baru dari Singapura.
“Kegiatan hari ini sangat menyenangkan dan alhamdulillah bisa menambah teman dari Singapura,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program.
Melalui International Pen Pals Literacy Program, SD Mumtaz berharap siswa mampu membangun persahabatan internasional yang positif, meningkatkan kemampuan komunikasi global, serta memperoleh pengalaman berharga dalam mengenal budaya dunia sejak dini.





0 Tanggapan
Empty Comments