Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jelang Musywil XXIV, IPM Jatim Bahas Ekspansi Gerakan Pelajar

Iklan Landscape Smamda
Jelang Musywil XXIV, IPM Jatim Bahas Ekspansi Gerakan Pelajar
Jajaran PWM Jawa Timur bersama PW IPM Jawa Timur berfoto bersama setelah audiensi terkait persiapan Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV IPM Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kota Malang pada 3–5 Juli 2026 (Nizar Syahroni/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur melakukan audiensi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sebagai bagian dari rangkaian persiapan Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV PW IPM Jawa Timur 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor PWM Jawa Timur pada Jumat (29/5/2026) tersebut membahas penguatan sinergi antara organisasi pelajar dan persyarikatan dalam merumuskan arah gerakan IPM di masa mendatang.

Dalam audiensi tersebut, Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Sukadiono, M.M., bersama Dr. Hidayatulloh, M.Si., Ir. Tamhid Masyhudi, Hidayatur Rahman, S.E., M.M., dan Dr. Muhammad Sholihin, M.PSDM., menyampaikan sejumlah pesan kepada jajaran PW IPM Jawa Timur. Salah satu poin yang dibahas adalah ekspansi gerakan IPM hingga ke sekolah-sekolah negeri.

Menurut Prof. Sukadiono, IPM sebagai organisasi memiliki peluang untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pelajar di Jawa Timur.

“Gerakan IPM tidak cukup hanya terkurung di lingkungan sekolah Muhammadiyah, tetapi juga perlu hadir di sekolah negeri melalui berbagai program yang berorientasi pada pengembangan karakter pelajar,” imbuhnya.

Ia menilai bahwa nilai-nilai yang selama ini dibawa oleh IPM dapat diterapkan kepada seluruh pelajar tanpa memandang latar belakang sekolah. Karena itu, kader IPM didorong untuk membangun kolaborasi dan ruang interaksi dengan pelajar di sekolah negeri.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kehadiran IPM harus dirasakan lebih luas oleh pelajar di Jawa Timur. Sekolah negeri menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai kepemimpinan dan kebermanfaatan yang selama ini menjadi ciri gerakan IPM,” kata Prof. Sukadiono.

Selain membahas perluasan gerakan organisasi, pertemuan tersebut juga membicarakan pelaksanaan Musywil XXIV PW IPM Jawa Timur sebagai forum regenerasi kepemimpinan dan perumusan agenda organisasi. Prof. Sukadiono berharap Musywil tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan gagasan baru.

“Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari krisis spiritualitas, krisis literasi, hingga perubahan sosial yang begitu cepat, membutuhkan respons organisasi yang adaptif dan inovatif,” tandasnya.

Dalam audiensi tersebut, PW IPM Jawa Timur juga menyampaikan sejumlah rencana agenda organisasi menjelang pelaksanaan Musywil yang akan digelar pada 3-5 Juli 2026 mendatang. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi dan pertukaran gagasan terkait penguatan peran IPM di kalangan pelajar Jawa Timur. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 29/05/2026 17:56
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu