Barisan Kelas 9L SMP Muhammadiyah 12 Paciran tampil membawa pesan tentang mimpi, prestasi, dan masa depan dalam Karnaval HUT ke-81 RI Desa Sendangagung, Kamis (27/8/2026).
Mengusung tema “Santri Hebat, Indonesia Kuat”, para santriwati Kelas 9L menyampaikan pesan bahwa santri tidak hanya belajar di lingkungan pesantren, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bermimpi, berkarya, berprestasi, dan mengukir masa depan.
Pesan tersebut mereka tampilkan melalui beragam simbol yang dibawa sepanjang karnaval. Setiap atribut memiliki makna tersendiri, mulai dari maskot yang dibuat dari plastik kresek hitam, sayap yang dipenuhi piagam kejuaraan, hingga buku, pulpen, dan medali.
Perwakilan Kelas 9L menyampaikan semangat yang ingin mereka tunjukkan melalui penampilan tersebut.
“Siapa bilang santri hanya pandai mengaji? Siapa bilang santri hanya duduk diam di pesantren? Hari ini kami hadir untuk menunjukkan bahwa santri juga bisa bermimpi, berprestasi, berkarya, dan mengukir masa depan!” tegas perwakilan 9L.
Salah satu simbol yang menarik perhatian dalam penampilan tersebut adalah maskot dari plastik kresek hitam. Atribut itu dimaknai sebagai gambaran bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya.
“Dari sesuatu yang sederhana, kami bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa. Inilah semangat santri! Sederhana dalam penampilan, besar dalam impian!”
Selain itu, para siswa membawa sayap yang dipenuhi piagam kejuaraan. Setiap piagam menggambarkan perjalanan panjang menuju sebuah pencapaian, mulai dari latihan, rasa lelah, kegagalan, air mata, hingga doa dan prestasi.
“Prestasi tidak datang karena keberuntungan. Prestasi lahir dari keberanian untuk mencoba dan ketekunan untuk terus berjuang.”
Buku dan pulpen yang turut dibawa menjadi simbol ilmu dan mimpi. Sementara medali yang dikenakan di leher mengingatkan bahwa setiap keberhasilan membutuhkan perjuangan.
Penampilan Kelas 9L juga menggambarkan perjalanan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, MA, hingga cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Beragam profesi menjadi gambaran masa depan yang ingin diraih para siswa.
“Kami ingin menjadi guru, dokter, pengusaha, pemimpin. Apa pun profesinya nanti, kami ingin tetap menjadi manusia yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat.”
Wali Kelas 9L, Edi Iswanto, menyampaikan bahwa Indonesia yang kuat membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga karakter dan akhlak.
“Karena kami yakin… Indonesia yang kuat tidak hanya dibangun dengan kekuatan fisik. Indonesia yang kuat dibangun oleh generasi yang berilmu, berkarakter, berprestasi, dan berakhlak. Dan kami ingin menjadi bagian dari generasi itu!”
Penampilan tersebut dibimbing dan diarahkan langsung oleh Edi Iswanto. Ia berharap pesan yang dibawa para siswa dapat menginspirasi masyarakat untuk terus mendukung pendidikan serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermimpi dan mengembangkan masa depan mereka.
Penampilan Kelas 9L SMP Muhammadiyah 12 Paciran kemudian ditutup dengan seruan penuh semangat, “Santri Hebat, Indonesia Kuat! Merdeka! Merdeka! Merdeka!”






0 Tanggapan
Empty Comments