Pembukaan kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) MI Muhammadiyah 16 Karangasem Paciran (MI Munamlas Karangasem) berlangsung dengan suasana yang penuh semangat dan kebanggaan, Kamis (30/7/2026).
Momen tersebut terasa semakin istimewa ketika Kepala MI Munamlas Karangasem, Ni’ayah SAg tidak hanya membuka kegiatan secara resmi.
Tetapi juga turut memimpin kirab sebagai Anggota Drum Band, memberikan teladan nyata tentang kepemimpinan dan semangat kebersamaan.
Kirab yang mengawali rangkaian kegiatan menjadi pusat perhatian masyarakat dan seluruh peserta. Barisan drum band yang tampil rapi dan penuh semangat berhasil menciptakan suasana meriah sepanjang rute yang dilalui.
Keteladanan adalah Pendidikan Paling Bermakna
Di barisan paling depan, Ni’ayah SAg memimpin irama dan langkah pasukan dengan penuh percaya diri. Kehadirannya sebagai anggota drum band menjadi simbol bahwa seorang pemimpin tidak hanya memberikan arahan dari belakang, tetapi juga siap terjun langsung bersama peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Hizbul Wathan MI Munamlas Karangasem yang tampil disiplin, kompak, dan penuh antusias.
Melalui kirab tersebut, para pandu tidak hanya menunjukkan keterampilan baris-berbaris dan kekompakan tim. Tetapi juga menampilkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan yang menjadi nilai utama dalam pendidikan Hizbul Wathan.
Pembina Hizbul Wathan, Kurniawan Willy Yanto SPd menyampaikan bahwa kirab pembukaan merupakan simbol dimulainya perjalanan pembinaan karakter bagi seluruh anggota HW selama satu periode kepanduan.
Menurutnya, keterlibatan langsung kepala madrasah menjadi motivasi besar bagi seluruh peserta untuk terus bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
“Keteladanan adalah pendidikan yang paling bermakna. Ketika pimpinan ikut hadir di tengah peserta, bahkan memimpin langsung kirab, itu memberikan semangat dan inspirasi bagi seluruh anggota Hizbul Wathan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab” ungkapnya.
Harapan Kepala Madrasah
Sementara itu, Ni’ayah SAg berharap kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan tidak hanya menjadi aktivitas rutin. “Tetapi mampu menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembukaan yang dikemas dengan kirab penuh semangat ini, MI Munamlas Karangasem kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter.
Kepemimpinan yang dicontohkan langsung oleh Kepala Madrasah bersama dukungan Pembina Hizbul Wathan menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik lahir dari keteladanan, kolaborasi, dan semangat untuk terus bergerak maju bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments