Pesan mendalam disampaikan Ketua LDK PDM Kota Blitar, drh Sri Widodo di di masjid Al Istiqomah LPKA kelas 1 Blitar, Kamis (8/10/2026).
“Selamatkan Indonesia dari Penjajahan Narkoba”. Pesan ini disampaikan kepada Anak Didik Lapas (adikpas) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Blitar.
Momen tersebut berlangsung pada Kajian ba’da sholat dhuhur yangg diikuti Adikpas dan pegawai, karyawan LPKA Blitar.
Mengawali motivasinya, drh Sri Widodo menyampaikan sejarah “Perang Candu antara Inggris dan Cina” yang terjadi pada tahun 1838-1842.
Inggris dengan strateginya menyelundupkan candu ke Cina, walaupun ada larangan dari pemerintah Cina, sehingga rakyat Cina menjadi kecanduan dan ketagihan.
Hal ini menyebabkan kerugian yang besar di semua bidang seperti sosial, politik, ekonomi dan juga kesehatan. Penyelundupan itu menyebabkan mental dan kekuatan yang sangat lemah untuk melawan Inggris, sehingga perang dimenangkan oleh Inggris.
“Inggris mengalahkan Cina dengan mudah dengan strategi merusak mental dan kesehatan warga Cina dengan menyeludupkan Candu (salah satu Jenis Narkoba)” ujarnya.
Karena kalah perang, Cina harus membuka pelabuhan untuk perdagangan bebas dengan Inggris, menyerahkan Hong Kong dan mengganti kerugian perang.
“Di Indonesia juga terjadi penyelundupan berton-ton berbagai jenis narkoba, untuk menghacurkan Mental dan kesehatan generasi muda Indonesia” pesannya.
Menurutnya, hal ini akan merusak kesehatan dan mental warga negara Indonesia terutama generasi mudanya dan menimbulkan kerugian yang sangat besar.
Baik dari segi ekonomi, sosial, budaya dan politik, generasi muda akan rapuh sehingga mudah sekali dikuasai, dipengaruhi atau dijajah oleh negara asing.
Melawan Narkoba dengan Bertaqwa
Untuk membentengi dan melawan warga dan generasi muda dari narkoba adalah meningkatkan taqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, yaitu melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya Allah.
Narkoba atau khamr merupakan minuman yang dilarang oleh Allah SWT, seperti tercantum dalam QS: Al Madinah (5) : 90-91 yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! sesungguhnya khamr, berjudi berkurban untuk berhala dan mengundi nasib (dengan anak panah) adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung”.
“Dengan kharm dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan sholat, maka tidaklah kamu mau berhenti.?”.
Sri Widodo menjelaskan bahwa Allah melarang meminum khamr atau minuman keras karena perbuatan setan dan harus dijauhi karena madhoratnya lebih banyak dari pada manfaat.
Islam mengharam khamr seperti terdapat dalam Hadist Riwayat Muslim No. 2003 yang artinya :” Setiap yang memabukkan adalah khamr dan setiap khamr itu haram.”
Bahwa setiap yang memabukkan adalah khamr atau sekarang lebih dikenal dengan Narkoba adalah haram atau dilarang sebab akan merusak kesehatan, otak, mental, dan merugikan bagi penggunanya.
Mengakhiri tauziahnya Ketua LDK PDM Kota mengajak kepada seluruh Adikpas, dengan berpesan: ” Selamat negara Indonesia dari Penjajahan Narkoba untuk menuju Indonesia Emas”.





0 Tanggapan
Empty Comments