Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lindungi Generasi Muda, Pondok Al Mizan Lamongan Edukasi Santri tentang Bahaya Rokok

Iklan Landscape Smamda
Lindungi Generasi Muda, Pondok Al Mizan Lamongan Edukasi Santri tentang Bahaya Rokok
Lindungi Generasi Muda, Pondok Al Mizan Lamongan Edukasi Santri tentang Bahaya Rokok. (Tim Media/PWMU.CO)
pwmu.co -

Upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya rokok terus dilakukan melalui edukasi kesehatan. Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan berkolaborasi dengan PDM Lamongan menggelar edukasi dan sosialisasi bertema Bahaya Merokok bagi Remaja, Jumat (9/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ghoihab Al Mizan Putra ini diikuti seluruh siswa MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan dan Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 9 Al Mizan Lamongan. Hadir sebagai pemateri, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Ustadz Suwito, M.Pd., yang juga menjabat Wakil Mudir Al Mizan.

Kegiatan ini menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL), yakni pembelajaran berbasis masalah yang mendorong peserta untuk memahami persoalan melalui diskusi, pengamatan, dan pemecahan masalah. Melalui pendekatan tersebut, para siswa diajak mengenali bahaya merokok sekaligus membangun kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat tanpa rokok.

Dalam pemaparannya, Suwito menjelaskan berbagai dampak negatif merokok terhadap kesehatan tubuh, terutama paru-paru dan otak. Ia mengingatkan bahwa merokok bukan sekadar persoalan gaya hidup atau kebiasaan, melainkan perilaku yang dapat menimbulkan risiko kesehatan serius dalam jangka panjang.

Menurutnya, asap rokok mengandung ribuan bahan kimia, termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, benzena, dan berbagai zat berbahaya lainnya. Paparan zat-zat tersebut dapat memengaruhi berbagai organ tubuh, seperti paru-paru, jantung, otak, dan saluran pernapasan.

“Salah satu dampak serius yang perlu dipahami adalah kerusakan paru-paru, termasuk risiko emfisema. Kondisi ini merusak kantung udara di paru-paru sehingga mengganggu fungsi pernapasan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemahaman tentang bahaya rokok perlu ditanamkan sejak usia remaja. Pada fase ini, para siswa perlu dibekali pengetahuan dan keberanian untuk mengambil keputusan yang tepat, termasuk menolak ajakan merokok dari lingkungan pergaulan.

Melalui edukasi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menjaga diri dari kebiasaan merokok, tetapi juga menjadi pelopor perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah, pesantren, keluarga, dan masyarakat.

Perspektif Islam tentang Menjaga Kesehatan

Selain membahas aspek kesehatan, Suwito juga mengangkat perspektif Islam dalam menyikapi kebiasaan merokok. Ia mengaitkan pentingnya menjaga kesehatan dengan ajaran Islam yang melarang umatnya menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan serta menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri.

SMPM 5 Pucang SBY

Salah satu landasan yang disampaikan adalah firman Allah Swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 195:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

Menurut Suwito, ayat tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam agar senantiasa menjaga diri, kesehatan, dan keselamatan. Prinsip ini dapat menjadi landasan untuk membangun kesadaran dalam menghindari kebiasaan yang berisiko bagi kesehatan.

Ia juga mengajak para siswa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam menentukan perilaku sehari-hari, termasuk menjaga tubuh sebagai amanah yang harus dirawat dan dipelihara.

Edukasi bahaya rokok tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perilaku hidup sehat. Dengan bekal pengetahuan kesehatan dan nilai-nilai keislaman, para siswa diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh negatif pergaulan serta tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi Al Mizan dan PDM Lamongan diharapkan semakin memperkuat peran lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan bertanggung jawab.(*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 09/10/2026 13:03
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu