Tiga kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat IKIP PGRI Bojonegoro menciptakan game edukasi untuk mengenalkan budaya dan destinasi lokal kepada generasi muda. Game bertajuk NITI BUMI: Bojonegoro Culture Quest tersebut telah tercatat dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada Kamis (5/11/2026).
Ketiga kader IMM tersebut adalah M. Amirul Fahmi, Arif Firmasyah, dan Septian Cahyo Purnomo. Mereka merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) yang mengembangkan game bersama dua mahasiswa lainnya di luar IMM.
Game ini tercatat dengan nomor 001594624. Gagasan pengembangannya berangkat dari keinginan memperkenalkan wisata, budaya, dan kearifan lokal Bojonegoro melalui media yang dekat dengan kehidupan anak muda.
Dikerjakan Lima Mahasiswa
Lima mahasiswa tersebut mengembangkan NITI BUMI selama Maret hingga Juni 2026. M. Amirul Fahmi bertindak sebagai ketua tim dalam proses pengerjaan.
Pada 22 Juni 2026, tim mempresentasikan hasil pengembangan game di hadapan dosen pembimbing sekaligus memperagakan cara kerjanya. Setelah presentasi, tim melanjutkan proses pendaftaran karya tersebut ke HKI.
Pemilihan game sebagai media edukasi didasarkan pada kedekatannya dengan keseharian generasi muda. Melalui format petualangan dan kuis, tim berupaya menghadirkan pengenalan budaya lokal dengan cara yang interaktif.
Menjelajahi Bojonegoro Lewat Kuis
NITI BUMI: Bojonegoro Culture Quest merupakan game petualangan yang menempatkan pemain sebagai mahasiswa pendatang. Pemain diajak menjelajahi Bojonegoro melalui peta perjalanan yang memuat tujuh titik lokasi.
Perjalanan tersebut mencakup kampus IKIP PGRI Bojonegoro, Alun-Alun Bojonegoro, Landmark Kota Bojonegoro, GoFun Bojonegoro, kuliner khas daerah, Waduk Pacal, serta Kayangan Api.
Setiap lokasi dilengkapi kuis interaktif yang harus diselesaikan pemain sebelum melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya. Informasi mengenai budaya, wisata, dan kuliner Bojonegoro disampaikan melalui rangkaian permainan tersebut.
Game ini memiliki tiga menu utama, yakni Play, Cara Bermain, dan Tentang Game. Pengguna juga dapat mencoba versi demo melalui peramban dengan mengakses nitibumi-bojonegor0.netlify.app.
Amirul: Game Ini Selesai karena Kerja Bareng
M. Amirul Fahmi mengaku bersyukur atas pencatatan HKI yang diperoleh timnya. Ia menyampaikan bahwa proses pengembangan game tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota serta arahan dosen pembimbing.
“Alhamdulillah, game ini selesai karena kerja bareng. Terima kasih untuk seluruh anggota tim yang bertahan sampai akhir, dan untuk dosen pembimbing yang sabar memberi arahan sejak awal pengerjaan sampai presentasi. Terima kasih juga kepada IMM Komisariat IKIP PGRI Bojonegoro yang selalu mendukung kami,” ujarnya.
Amirul berharap NITI BUMI dapat menjadi media bagi anak muda untuk mengenal budaya dan berbagai tempat di Bojonegoro. Ia juga berharap game tersebut mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah sendiri.
Dukungan terhadap pencapaian tersebut turut disampaikan Ketua Pimpinan Komisariat IMM IKIP PGRI Bojonegoro, Ahmad Syaifullah Al-Habib. Ia mengapresiasi karya yang dihasilkan anggota komisariatnya.
“Kami bangga atas pencapaian anggota. Semoga ke depan anggota-anggota lainnya bisa lebih baik dan memberi manfaat bagi sesama,” katanya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments