Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN MAs Kelompok 93 dan 94 Dampingi Posyandu Lintas Kelompok Usia di Desa Ngenep

Iklan Landscape Smamda
KKN MAs Kelompok 93 dan 94 Dampingi Posyandu Lintas Kelompok Usia di Desa Ngenep
KKN MAS Kelompok 93 dan 94 Dampingi Pelaksanaan Posyandu di Desa Ngenep (Zulfitra/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 93 dan 94 mendampingi pelayanan Posyandu bagi balita, ibu hamil, remaja, dan lanjut usia (lansia) di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Pendampingan berlangsung di Balai Desa Ngenep, Kamis (20/8/2026), bersama kader Posyandu, anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta tenaga kesehatan Puskesmas setempat. Mahasiswa membantu proses pelayanan sesuai arahan kader dan tenaga kesehatan yang bertugas.

Dampingi Pelayanan Empat Kelompok Sasaran

Dalam pelayanan balita, mahasiswa membantu proses penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala. Data hasil pengukuran kemudian dicatat sesuai arahan petugas untuk mendukung pemantauan kondisi pertumbuhan anak.

Sementara itu, pada kelompok ibu hamil dilakukan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) sebagai salah satu bagian dari pemantauan kondisi gizi. Mahasiswa membantu proses pengukuran dan pencatatan sesuai tugas yang diberikan.

Pelayanan juga mencakup kelompok remaja dan lansia. Pada kelompok lansia, mahasiswa membantu proses penimbangan, pengukuran, dan pencatatan hasil pelayanan. Seluruh proses pendampingan dilakukan dengan mengikuti arahan kader serta tenaga kesehatan.

Selain membantu proses pengukuran dan pencatatan, mahasiswa turut membantu pembagian vitamin dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada peserta Posyandu. Keterlibatan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Mahasiswa Belajar dari Masyarakat

Mahasiswa KKN MAs Kelompok 94, Nadia, mengatakan keterlibatan dalam kegiatan Posyandu menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami pelayanan kesehatan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu kelancaran pelayanan Posyandu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bagi kami, kegiatan ini juga menjadi pengalaman untuk belajar berinteraksi serta bekerja sama secara langsung dengan kader dan tenaga kesehatan,” ujar Nadia.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pemahaman bahwa pelayanan kesehatan di tingkat desa membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kader, tenaga kesehatan, masyarakat, dan mahasiswa memiliki peran masing-masing dalam mendukung keberlangsungan kegiatan.

Nadia berharap pelayanan Posyandu dapat terus berjalan secara rutin dan dimanfaatkan masyarakat.

“Pesan kami, semoga kegiatan Posyandu dapat terus berjalan secara rutin dan masyarakat semakin aktif memanfaatkan pelayanan yang tersedia,” tambahnya.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan KKN MAs Kelompok 93 dan 94 dalam kegiatan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Melalui kegiatan Posyandu, mahasiswa tidak hanya membantu proses pelayanan, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam memahami kebutuhan kesehatan masyarakat dan membangun kerja sama dengan berbagai unsur di tingkat desa.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, kader Posyandu, PKK, dan tenaga kesehatan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami dinamika pelayanan kesehatan masyarakat secara langsung di tingkat desa. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 22/08/2026 20:14
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu