Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof Sukadiono Tegaskan Kampus Unggul Tak Bisa Dibangun Sendiri

Iklan Landscape Smamda
Prof Sukadiono Tegaskan Kampus Unggul Tak Bisa Dibangun Sendiri
Prof. Mundakir, Prof. Sukadiono, dan Dr. Radius Setiyawan. Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) tidak bisa membangun kampus unggul hanya dengan mengandalkan satu orang atau satu unit.

“Kemajuan universitas membutuhkan komitmen, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen kampus,” katanyasaat memberikan materi “Perkuat Komitmen dan Kolaborasi Ber-Muhammadiyah Menuju Kampus Unggul Berkemajuan” dalam penutupan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Umsura 2026 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Jumat (21/8/2026).

Rakerpim Umsura 2026 mengusung tema “Melompat Bersama, Bergerak Terarah, Mewujudkan Universitas Bereputasi Global.” Selain Ketua PWM Jatim, Sukadiono juga merupakan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Anggota Badan Pembina Harian (BPH) Umsura.

“Kampus unggul tidak dibangun oleh satu orang atau satu unit. Kampus unggul dibangun melalui komitmen, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen yang memiliki visi yang sama,” tegas Sukadiono.

Menurut dia, semangat ber-Muhammadiyah harus menjadi kekuatan yang menyatukan seluruh unsur Umsura. Identitas sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah tidak cukup hanya tercermin dalam nama kelembagaan, tetapi harus diwujudkan dalam budaya kerja dan setiap proses pengembangan universitas.

“Ber-Muhammadiyah bukan hanya soal identitas, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan nilai, pengabdian, dan kemajuan dalam setiap kerja yang kita lakukan,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK.

Sukadiono juga menekankan bahwa tantangan Umsura setelah Rakerpim justru berada pada tahap pelaksanaan. Berbagai target yang telah dirumuskan tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan.

“Yang paling penting setelah Rakerpim adalah bagaimana kita bekerja. Jangan sampai target hanya menjadi dokumen. Setiap keputusan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, dijalankan bersama, dievaluasi, dan terus diperbaiki,” katanya.

Menurut Sukadiono, kesamaan visi menjadi penting karena agenda pengembangan Umsura semakin kompleks. Penguatan sumber daya manusia, internasionalisasi, digitalisasi, dan pengembangan bisnis membutuhkan kerja bersama dan sinergi antarelemen universitas.

“Tidak ada satu unit yang dapat bekerja sendiri. Penguatan kualitas akademik membutuhkan sinergi fakultas dan program studi. Internasionalisasi membutuhkan jejaring luas. Digitalisasi membutuhkan integrasi sistem. Sementara pengembangan bisnis membutuhkan inovasi dan kolaborasi,” jelas .

Karena itu, imbuh dia, semangat “melompat bersama” harus diterjemahkan sebagai kesediaan seluruh unsur universitas untuk saling menguatkan.

SMPM 5 Pucang SBY

Sedangkan “bergerak terarah” menuntut konsistensi dalam menjalankan keputusan yang telah disepakati.

Bermuhammadiyah Harus Jadi Energi Kemajuan

Sukadiono menilai nilai-nilai Muhammadiyah harus menjadi energi yang mendorong Umsura untuk terus berkembang. Komitmen terhadap Persyarikatan perlu berjalan beriringan dengan profesionalisme dalam mengelola perguruan tinggi.

Bagi dia, kampus unggul dan berkemajuan bukan hanya kampus yang memiliki capaian akademik tinggi. Lebih dari itu, kampus harus mampu menghadirkan manfaat, membangun sumber daya manusia berkualitas, serta menjalankan amanah Persyarikatan secara konsisten.

“Setiap target yang telah dirumuskan harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” tuturnya.

Penutupan Rakerpim Umsura 2026 oleh Sukadiono sekaligus menjadi penanda dimulainya tahap implementasi hasil rapat kerja.

Pesannya jelas: Umsura tidak cukup hanya memiliki target besar. Seluruh elemen harus bergerak bersama untuk mewujudkannya.

Dengan penguatan komitmen bermuhammadiyah, kolaborasi lintas unit, dan kerja yang terarah, Umsura didorong semakin dekat dengan cita-cita menjadi kampus unggul berkemajuan dan universitas bereputasi global. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 22/08/2026 20:48
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu