Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tegakkan Ideologi Muhammadiyah, RSUM Ponorogo Gelar Baitul Arqom bagi Karyawan

Iklan Landscape Smamda
Tegakkan Ideologi Muhammadiyah, RSUM Ponorogo Gelar Baitul Arqom bagi Karyawan
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ponorogo Drs. H. Bambang Dri Atmodjo, M.Pd. saat memberikan sambutan (Rangga/PWMU.CO)
pwmu.co -

RSU Muhammadiyah (RSUM) Ponorogo resmi membuka kegiatan Baitul Arqom Karyawan Tahun 2026. Mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Muhammadiyah, Membangun Karakter Karyawan yang Berintegritas dan Profesional Menuju Layanan Kesehatan yang Islami Menjadi Pilihan Masyarakat”, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari di Unida Gontor INN Ponorogo.

Direktur Umum RSUM Ponorogo dr. H. Barunanto Ashadi, M.Si. menyampaikan, Baitul Arqom diharapkan menjadi ruang bagi seluruh karyawan untuk membangun komunikasi yang lebih baik antarunit, sekaligus memperbaiki kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap setiap langkah karyawan senantiasa selaras dengan visi rumah sakit, serta seluruh peserta dapat terpapar dan meresapi nilai-nilai ideologi Muhammadiyah dalam keseharian bertugas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan gerak langkah seluruh karyawan sejalan dengan visi rumah sakit, dan nilai-nilai kemuhammadiyahan benar-benar terinternalisasi, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ponorogo Drs. H. Bambang Dri Atmodjo, M.Pd. menegaskan bahwa Baitul Arqom merupakan tahapan pengkaderan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari gerakan dakwah Muhammadiyah. Kegiatan ini berfungsi sebagai wadah pembinaan ideologi Islam dan Kemuhammadiyahan bagi seluruh amal usaha, termasuk di lingkungan rumah sakit. Tujuan utamanya adalah memperkuat karakter dan integritas kader melalui pemahaman Al-Islam Kemuhammadiyahan yang utuh.

Memberikan Dampak Nyata

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pembina Kesehatan dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo Dr. Mulyani, M.Hum memberikan apresiasi kepada RSUM Ponorogo yang dinilai konsisten menyelenggarakan pengkaderan bagi karyawannya. Ia menegaskan bahwa pengkaderan di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus memberi dampak nyata, bukan sekadar seremoni.

“Kader itu adalah penggerak. Bukan sekadar aktif bekerja, tetapi juga aktif dalam kegiatan persyarikatan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia memaparkan sejumlah kriteria profil kader AUM yang diharapkan lahir dari kegiatan ini, di antaranya beraqidah Islam berkemajuan dengan tauhid yang murni serta terhindar dari paham khurafat, tahayul, bid’ah, dan churafat (TBC); beribadah sesuai tuntunan Nabi dan menjadi teladan ibadah bagi pasien maupun sejawat; berakhlak mulia, sopan santun, dan amanah dalam menjaga integritas; serta melayani dengan ikhlas.

Selain itu, kader AUM juga dituntut kompeten di bidang tugasnya, memiliki jiwa dakwah Muhammadiyah, aktif berperan di tingkat cabang dan ranting, serta senantiasa berorientasi pada kepentingan umat.

Baitul Arqom ini diikuti oleh karyawan RSUM Ponorogo, baik yang baru maupun yang lama yang belum pernah mengikuti kegiatan pengkaderan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya insani yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga kokoh secara ideologi, sehingga layanan kesehatan yang islami benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat Ponorogo dan sekitarnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 18/09/2026 00:24
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu