Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Diskusi, IPM Kids Sekolah Kreatif Baratajaya Siapkan Workshop Mitigasi Bencana

Iklan Landscape Smamda
Dari Diskusi, IPM Kids Sekolah Kreatif Baratajaya Siapkan Workshop Mitigasi Bencana
Persiapan IPM Sekolah Kreatif Baratajaya dalam menyiapkan pelatihan mitigasi bencana oleh MDMC PDM Surabaya di hall lantai 3 (17/9/2026). Foto: Ahmad Mahmudi/PWMU.CO
pwmu.co -

Diskusi tentang berbagai bencana yang terjadi di Indonesia mendorong Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) KIDS SD Muhammadiyah 16 Surabaya mengambil langkah nyata. Tidak berhenti pada pembahasan, siswa Sekolah Kreatif Baratajaya tersebut menyiapkan workshop mitigasi bencana bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Surabaya.

Persiapan kegiatan dilakukan di Hall Lantai 3 SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Kamis (17/9/2026), selepas salat Dhuhur berjamaah.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi IPM KIDS pada Selasa (8/9/2026) yang merespons berbagai bencana di Indonesia. Dari diskusi itu, siswa kemudian mengajukan pelatihan mitigasi bencana kepada MDMC PDM Surabaya.

Koordinator acara, Faiz Aqila Adlar, siswa kelas VI Mas Mansyur sekaligus Leader of Environment Student Lighthouse Team (SLhT), bersama anggota IPM KIDS mulai membagi tugas untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.

“Setelah salat Dhuhur panitia sudah mengambil perannya masing-masing,” ujar Pembina IPM KIDS SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Nasyiatul Lailah, S.Pd.

Menurut Nasyiatul, keterlibatan siswa sejak tahap persiapan menjadi bagian penting dari pembelajaran kepemimpinan.

“Anak-anak belajar bertanggung jawab dengan tugasnya. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi ikut mempersiapkan kegiatan,” jelasnya.

Persiapan terlihat di sejumlah bagian Hall Lantai 3. Panitia memastikan tempat dan berbagai perangkat pendukung siap digunakan sebelum workshop dimulai.

Nenggala Ali Reigapatra Cokrowijoyo, siswa kelas VI Ahmad Badawi yang menjadi Koordinator Perlengkapan, mengajak anggota timnya menyiapkan mikrofon, proyektor LCD, dan laptop operator.

“Kami menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk kegiatan. Mikrofon, proyektor LCD, dan laptop operator harus dipastikan siap,” kata Nenggala.

Ia mengaku persiapan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi dirinya dan anggota tim.

“Kami juga mengecek perlengkapannya supaya nanti ketika acara dimulai bisa digunakan dengan baik,” tambahnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Ketua IPM KIDS, Noura Malia, memastikan workshop akan berlangsung pukul 13.00-14.30 WIB dan diikuti siswa kelas VI.

“Workshop mitigasi ini diikuti oleh siswa kelas VI. Kegiatannya pukul 13.00 sampai 14.30 WIB,” ujar Noura.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan pemahaman kepada siswa tentang apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana.

“Kami berharap teman-teman bisa mengetahui cara menghadapi bencana dan lebih siap jika terjadi sesuatu,” katanya.

Bagi IPM KIDS, workshop ini menjadi kelanjutan dari proses belajar yang dimulai dari kepedulian. Diskusi tentang bencana kemudian diterjemahkan menjadi kegiatan edukatif dengan menghadirkan pihak yang memiliki pengalaman dalam penanggulangan bencana.

Faiz menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut juga menjadi latihan untuk mengambil peran.

“Kami ingin belajar bersama dan mengetahui bagaimana cara melakukan mitigasi bencana,” ujarnya.

Dari Hall Lantai 3 Sekolah Kreatif Baratajaya, persiapan workshop tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kebencanaan dapat dimulai dari ruang sekolah. Siswa belajar mengenali risiko, bekerja sama, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Workshop bersama MDMC PDM Surabaya pun diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk memperkuat pengetahuan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Revisi Oleh:
  • Satria - 17/09/2026 23:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu