Suasana hangat penuh semangat kebersamaan mewarnai rapat koordinasi teknis persiapan Family Festival (Famfest) 2026 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya yang digelar pada Kamis (21/5/2026).
Bertempat di lantai 3 sekolah, rapat tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah antara guru, karyawan, serta Ikatan Wali Murid dan Komite Sekolah demi menyukseskan agenda tahunan yang sarat nilai pendidikan keluarga.
Rapat dimulai pukul 15.30 WIB dan dibuka oleh Fahmi Muqoddas, S.Pd. Sejak awal kegiatan, suasana komunikasi yang humanis dan penuh kekeluargaan terasa begitu kuat. Seluruh peserta tampak aktif memberikan masukan, memperjelas teknis kegiatan, hingga memastikan setiap detail acara berjalan maksimal.
Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Elly Rhodlifah, SH., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Famfest 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial sekolah, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan energi positif antara sekolah dan keluarga.
“Terima kasih banyak atas kesediaan waktu, tenaga, dan hasil pemikiran dari wali murid, komite, guru, serta karyawan. Acara Famfest adalah acara tahunan kita bersama. Semoga apa yang sudah kita ikhtiarkan bersama semata-mata untuk tumbuh kembang anak-anak kita dan dicatat sebagai amal saleh,” ujar Elly.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan wali murid dalam berbagai proses persiapan menjadi kekuatan utama Sekolah Kreatif dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan suportif.
Menurutnya, pendidikan anak tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah, melainkan membutuhkan sinergi kuat bersama keluarga.
Ketua Panitia Famfest 2026, Muchammad Fauzi, S.Pd., memaparkan perkembangan persiapan acara yang akan digelar pada Sabtu (23/5/2026) di Airlangga Convention Center.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kebutuhan teknis telah dipersiapkan dengan baik, meski masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan.
“Ada beberapa hal yang harus kita pastikan kembali, seperti evaluasi editing dan beberapa properti yang masih belum selesai. Namun saat ini progresnya sangat luar biasa. Terima kasih kepada guru, karyawan, dan wali murid yang sudah terlibat menyukseskan Famfest,” jelas Fauzi.
Koordinator acara, Abdur Rozak, S.Pd., juga menjelaskan secara rinci layout lokasi kegiatan, mulai dari alur masuk peserta, sirkulasi penonton, hingga pergerakan para talent dalam pentas seni.
“Setiap wali murid dan undangan yang hadir harus mengikuti rute yang sudah ditentukan panitia. Rute akan dibuat memutar dan di ujung lokasi orang tua akan berpusat bersama anaknya menuju ruang persiapan pentas seni,” terang Rozak.
Selain layout gedung, Rozak turut memaparkan rundown acara secara detail agar seluruh panitia memahami alur kegiatan sejak awal hingga akhir acara.
Diskusi semakin dinamis ketika sejumlah guru memberikan masukan terkait sirkulasi talent dan teknis perpindahan peserta selama acara berlangsung.
David Ardiyanto, S.Pd.I., Irwan Syarifuddin, S.Pd., dan Agus Mulyadi, M.Pd., menyoroti pentingnya ketepatan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan.
Mereka mengingatkan bahwa koordinasi detail menjadi faktor penting dalam sebuah pertunjukan besar, terutama ketika melibatkan banyak siswa dari berbagai jenjang dan penampilan seni yang beragam.
Rapat koordinasi juga dihadiri jajaran pengurus Komite Sekolah, di antaranya Ketua Komite Anda Marzudinta, Sekretaris Komite Anggi Anggraeni, Bendahara Dewi Nurazizah, Bendahara 2 Wenny Patria, Emma Savitri R, Kanya Irmawan, serta sejumlah wali murid lainnya.
Ketua Komite Sekolah mengapresiasi semangat kolaborasi yang terbangun antara pihak sekolah dan wali murid.
“Semoga kebersamaan kita dalam kepanitiaan ini berjalan dengan lancar. Semoga acara ini sukses dan kita semua bisa mengambil hikmah dari acara kebersamaan ini,” ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang pentas seni dan kreativitas siswa, Famfest 2026 juga mengusung konsep family day yang menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pendidikan anak.
Berbagai kategori lomba disiapkan untuk melibatkan partisipasi keluarga, seperti lomba kostum keluarga, vlog keluarga, hingga lomba Keluarga Cemara yang menonjolkan kekompakan dan keharmonisan antaranggota keluarga.
Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak melalui kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan.
Melalui Famfest 2026, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya kembali menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh dari kolaborasi, komunikasi hangat, dan kebersamaan antara sekolah dan keluarga.





0 Tanggapan
Empty Comments