Kreator konten Login Muhammadiyah bertemu dengan jajaran manajemen Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya. dalam pertemuan itu, sang kreator Fachrezy Zulfikar, mengajak transformasi visual dan naratif untuk memikat hati Generasi Z dan Milenial. Menggeser paradigma zakat dari sekedar kewajiban yang berat sebagai lifestyle sosial yang membanggakan.
Suasana di lantai dua Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Surabaya di Jalan Wuni No. 9 siang itu mendadak riuh oleh diskusi hangat. Fachrezy Fachrezy Zulfikar, konten kreator viral “Login Muhammadiyah” hadir, (20/05/2026).
Dalam diskusi singkat, dia membawa gagasan besar. Bagaimana menjembatani idealisme anak muda urban dengan struktur lembaga filantropi Islam yang selama ini sering dirasa kaku.
“Anak muda era sekarang itu sebenarnya punya empati dan kepedulian sosial yang sangat tinggi. Mereka hanya butuh saluran yang praktis, transparan, dan punya kedekatan emosional dengan gaya hidup urban mereka sehari-hari,” ujar Fachrezy.
Pertemuan intensif itu menjadi momen krusial bagi jajaran manajemen Lazismu. Fachrezy mengajak duduk bersama dan mengetuk hati jajaran manajemen untuk melakukan transformasi visual dan naratif secara radikal demi memikat hati Generasi Z dan Milenial.
Menurutnya, berzakat dan bersedekah harus digeser paradigmanya. Dari sekadar kewajiban ritual yang berat menjadi lifestyle sosial yang membanggakan di kalangan anak muda urban.
Ia berharap Lazismu Surabaya bisa keluar dari sekat internal organisasi dan mulai merambah ruang-ruang publik anak muda. Mulai dari kedai kopi tempat berkumpulnya mahasiswa, komunitas kreatif, hingga menembus ketatnya algoritma media sosial.
Bahasa dakwah kultural, seperti edukasi zakat hingga ibadah kurban, kini dituntut hadir lewat infografis yang segar dan sistem transparansi digital yang mutakhir.
“Sudah saatnya kita menggeser paradigma berzakat dan sedekah. Nilai-nilai kebaikan ini jangan lagi dirasa sebagai kewajiban ritual yang berat, melainkan harus dikemas menjadi sebuah gaya hidup sosial yang membanggakan bagi generasi muda di ruang digital,” pungkasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments