Mengenali potensi diri dan merancang masa depan menjadi bekal penting bagi santri dalam menentukan arah pendidikan. Untuk mewujudkan hal tersebut, MA Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang menggelar kegiatan Study Kampus dengan mengunjungi lima perguruan tinggi pada 13–14 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti 59 santri kelas X, XI, dan XII. Lima perguruan tinggi yang menjadi tujuan kunjungan adalah Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), UIN Sunan Ampel Surabaya (Uinsa), dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Melalui kegiatan tersebut, para santri diajak mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, mulai dari lingkungan akademik hingga beragam pilihan bidang keilmuan. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus membantu mereka menentukan pilihan pendidikan sesuai minat, bakat, dan potensi masing-masing.
Bukan Sekadar Berkunjung, tetapi Mengenali Potensi Diri
Ketua panitia, Ustazah Dwi, menyampaikan bahwa Study Kampus bukan sekadar agenda kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi santri untuk mengenali kemampuan diri, menumbuhkan kepercayaan diri, dan membangun keberanian dalam merancang cita-cita.
“Kunjungan kampus ini bukan sekadar melihat gedung tinggi, melainkan melihat potensi diri yang siap tumbuh tinggi di dalam diri kita,” tuturnya.
Pesan tersebut mengajak para santri memahami bahwa setiap orang memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui proses belajar, kerja keras, dan kesungguhan dalam mempersiapkan masa depan.
Dengan melihat langsung suasana perguruan tinggi, santri diharapkan memperoleh gambaran yang lebih nyata tentang kehidupan mahasiswa. Pengalaman ini juga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat belajar dan mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Kenali Beragam Pilihan Pendidikan Tinggi
Kunjungan ke lima perguruan tinggi memberikan kesempatan kepada santri untuk mengenal lingkungan pendidikan dengan karakteristik dan bidang keilmuan yang beragam.
Mulai dari bidang sains dan teknologi, pendidikan, keislaman, hingga berbagai disiplin ilmu lainnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu santri memperluas referensi sebelum menentukan program studi yang ingin ditempuh setelah lulus dari madrasah.
Pengenalan dunia kampus sejak dini juga penting agar santri tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi mulai memahami langkah-langkah yang perlu dipersiapkan untuk mewujudkannya. Di antaranya dengan mengenali minat dan kemampuan diri, menjaga konsistensi belajar, serta mencari informasi mengenai program studi dan jalur penerimaan mahasiswa baru.
Bagi santri kelas X, XI, dan XII, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun orientasi pendidikan sesuai tahap persiapan masing-masing.
Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, MA Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang berharap 59 santri peserta memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam menentukan masa depan.
Study Kampus tidak hanya menjadi agenda kunjungan pendidikan, tetapi juga bagian dari ikhtiar madrasah dalam mendampingi santri mengenali potensi diri, memperluas wawasan, dan menumbuhkan keberanian untuk meraih cita-cita.
Dengan bekal pengalaman dan motivasi tersebut, para santri diharapkan semakin siap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta tumbuh menjadi generasi Islami yang berilmu, berkarakter, dan berkemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments