Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya di SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh siswa kelas 7, 8, dan 9. Sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya membangun ketahanan diri sejak usia remaja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Kepala SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Siti Muhibbah, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran LDK PDM Kota Blitar yang telah memberikan edukasi kepada para siswa.
Siti Muhibbah menekankan bahwa remaja merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, lingkungan pergaulan, perkembangan teknologi, dan rasa ingin tahu dapat menjadi faktor yang perlu dihadapi dengan bekal pengetahuan serta ketahanan diri yang baik.
“Anak-anak harus mampu menjaga diri dan masa depannya. Prestasi dan cita-cita yang telah dibangun jangan sampai rusak karena pengaruh narkoba. Oleh karena itu, ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan jadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal untuk menjaga diri,” ujarnya.
Materi utama disampaikan oleh Ketua LDK PDM Kota Blitar, drh. Sri Widodo. Dengan pendekatan interaktif, ia mengajak para siswa untuk mengenali berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba serta memahami risiko yang dapat ditimbulkan.
Tolak Ajakan Negatif
Dalam pemaparannya, Sri Widodo juga mengingatkan siswa agar tidak mudah menerima atau mencoba sesuatu yang ditawarkan oleh orang lain tanpa mengetahui kandungannya. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk menolak ajakan negatif serta memilih lingkungan pergaulan yang memberikan pengaruh positif.
“Narkoba tidak memberikan manfaat bagi masa depan. Jangan pernah menganggap mencoba sekali sebagai sesuatu yang aman. Cara terbaik adalah berani menolak dan menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang buruk,” jelasnya.
Selain membahas dampak terhadap kesehatan, sosialisasi juga mengangkat konsekuensi sosial dan pendidikan akibat penyalahgunaan narkoba. Para siswa diajak memahami bahwa penggunaan zat berbahaya dapat mengganggu proses belajar, merusak hubungan dengan keluarga, serta menghambat masa depan.
Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Sejumlah siswa mengajukan pertanyaan mengenai cara menghadapi tekanan dari teman sebaya dan tindakan yang dapat dilakukan ketika menemukan lingkungan atau situasi yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, LDK PDM Kota Blitar berharap para siswa memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menjaga diri serta tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi kemudian ditutup dengan doa bersama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama antara sekolah dan LDK PDM Kota Blitar dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung terbentuknya generasi muda yang berkarakter serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments