Suasana haru bercampur ceria menyelimuti halaman MI Muhammadiyah 13 Sendangagung (Migasa) pagi ini, Jumat (23/10/2026). Kontingen Pandu Athfal terbaik Migasa resmi dilepas orang tua dan guru untuk mengikuti ajang bergengsi Ceria Pandu Athfal (CPA) 2026 se-Kabupaten Lamongan.
Dengan seragam orange-biru kebanggaan, puluhan pandu cilik dengan ransel besar di punggung tampak antusias sekaligus tegang. Mereka berbaris rapi di depan gerbang sekolah biru, melakukan briefing terakhir sebelum naik ke atas truk terbuka yang sudah disiapkan.
Pemandangan yang paling mengharukan terjadi saat momen perpisahan. Satu per satu wali murid, para bunda dengan hijab dan ayah dengan motornya, menghampiri putra-putrinya. Ada yang merapikan jilbab putrinya, ada yang mencium kening, ada yang membisikkan doa sambil merangkul tas besar anaknya. Beberapa ananda terlihat melambaikan tangan dengan mata berkaca-kaca dari atas bak truk.
Guru pendamping dengan kaos biru MIGASA tampak sigap mengatur, memastikan semua perlengkapan dan peserta aman di atas truk. Truk pun perlahan bergerak meninggalkan halaman sekolah, diiringi lambaian tangan dan teriakan semangat dari para orang tua dan guru yang melepas.
“Fii Amanillah anak-anak hebat Migasa! Tunjukkan yang terbaik!” Ucap Farih Hamdan bersama istrinya Irma Hayati salah satu wali murid yang melepas putra pertamanya.
Keberangkatan ini adalah untuk mengikuti Ceria Pandu Athfal 2026 yang diselenggarakan oleh Kwarda Hizbul Wathan Lamongan. Sesuai informasi resmi HW Lamongan, kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Tlogo Ploso, Payaman, Solokuro, Lamongan, pada tanggal 23-25 Oktober 2026.
Ajang ini menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan bagi Qobilah Pandu Athfal SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan semangat fastabiqul khairat.
Kontingen Migasa sendiri berangkat dengan semangat penuh. Dengan yel-yel dan lambaian tangan dari atas truk, mereka siap mengharumkan nama madrasah di ajang Pandu Adi Widya tersebut.
Selamat berjuang, Pandu Athfal Migasa! (*)






0 Tanggapan
Empty Comments