SMA Muhammadiyah 1 Gresik kembali mengukuhkan diri sebagai sekolah pelopor inovasi melalui gelaran JEJAK 2026.
Program bertajuk “Langkah Pasti Pasca SMA: Membangun Kemandirian & Profesionalisme” ini sukses membekali siswa kelas XII menjadi calon tenaga profesional digital melalui kolaborasi strategis bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan tiga dinas utama Kabupaten Gresik, Rabu (6/5/2026).
Sebagai sekolah yang dikenal inovatif, Smamsatu menghadirkan kurikulum masa depan melalui pemateri dari Program Pendidikan Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik) ITS Surabaya.
Di bawah bimbingan Dr. Hozairi, M.T., para siswa mendapatkan pembekalan terkait startup mindset, teknik personal branding melalui profil LinkedIn, hingga penyusunan portofolio digital yang kompetitif.
Kolaborasi dengan ITS ini menjadi langkah strategis agar siswa memiliki standar kompetensi teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Tidak hanya menggandeng ITS, program JEJAK 2026 juga bekerja sama dengan tiga dinas strategis Kabupaten Gresik.
Di ruang Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik, siswa mendapatkan materi tentang literasi digital dan optimalisasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Sementara itu, di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, siswa mengikuti simulasi wawancara kerja dan praktik membuat CV standar ATS (Applicant Tracking System).
Adapun Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik membimbing siswa melakukan pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha) langsung melalui telepon genggam masing-masing.
Kepala Bidang Informasi dan Data Ketenagakerjaan Disnaker Gresik, Partiwi Agustia, S.P., M.Si., memberikan apresiasi atas antusiasme siswa Smamsatu selama kegiatan berlangsung.
“Kami langsung mendampingi praktik menghadapi pertanyaan HRD. Saya sangat senang karena murid Smamsatu tidak hanya antusias, tetapi juga cepat menangkap hal teknis dan aktif berdiskusi,” ujarnya.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh para siswa.
Rangga Billawal Asyauqi, siswa kelas XII SAINTEK 4, mengaku paling tertarik pada materi pengembangan pola pikir masa depan.
“Hal yang paling saya suka dari acara tadi adalah bagaimana kami diajarkan mengembangkan mindset untuk masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Rafi Azharezka dari kelas XII SOSHUM 3 menilai materi yang diberikan sangat mudah dipahami dan aplikatif.
“Materi praktiknya sangat mudah dipahami dan aplikatif,” tuturnya.
Respon positif juga datang dari Apsari Zaskia, siswa kelas XII SAINTEK 5.
“Kami jadi tahu cara membuat CV yang benar agar dilirik perusahaan,” jelasnya.
Sedangkan Ahmad Zaki dari XII SOSHUM 2 merasa antusias karena dapat belajar membuat NIB secara langsung.
“Seru sekali diajari membuat NIB langsung lewat HP,” tegasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Smamsatu Gresik, Efa Kustiana, M.Pd., menegaskan bahwa program tahunan ini dirancang agar lulusan siap menghadapi tantangan era digital.
“Kami sengaja menggandeng praktisi lapangan dan Prodistik ITS yang sudah teruji inovasinya. Dengan kerja sama ini, anak-anak mendapatkan manfaat konkret dan siap menjadi profesional atau pengusaha muda yang mandiri,” katanya.
Melalui JEJAK 2026, Smamsatu Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments