Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Lokasari Tutup Pendampingan di KCB, Mahasiswa PPG Berharap Gerakan Literasi Terus Berlanjut

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Lokasari Tutup Pendampingan di KCB, Mahasiswa PPG Berharap Gerakan Literasi Terus Berlanjut
31 anak saat mengikuti kegiatan literasi melalui media Lokasari (Lakon Kuis dan Sastra Mandiri) dalam pertemuan terakhir mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Surabaya bersama Komunitas Cahaya Bunda (KCB), Minggu (11/10/2026). Foto: Della Ananda Henny Astuti.
pwmu.co -

Sebanyak 31 anak mengikuti kegiatan literasi melalui media Lokasari (Lakon Kuis dan Sastra Mandiri) dalam pertemuan terakhir mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Surabaya bersama Komunitas Cahaya Bunda (KCB), Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan bantaran Sungai Kalimas, Surabaya, ini menjadi penutup rangkaian penerapan media Lokasari dalam Projek Kepemimpinan mahasiswa Bahasa Indonesia A2.

Program tersebut dirancang untuk menghadirkan kegiatan literasi yang menyenangkan sekaligus melatih anak-anak memahami dan menceritakan kembali bacaan.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak membaca cerita, berdiskusi dalam kelompok, berbagi cerita dengan teman, dan mengikuti kuis.

Mereka menunjukkan antusiasme dan kegembiraan selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Melalui aktivitas ini, anak-anak tidak hanya berlatih memahami isi bacaan, tetapi juga belajar mendengarkan dan menyampaikan kembali informasi kepada teman-temannya.

Penguatan Literasi Anak

Pengelola KCB, Amirul Irhaq, menyambut baik pelaksanaan program Lokasari. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan mahasiswa membantu proses pembelajaran anak-anak binaan.

Program tersebut juga relevan dengan kebutuhan komunitas dalam penguatan literasi.

“Kegiatan yang dilakukan teman-teman mahasiswa sangat membantu proses pembelajaran. Salah satu permasalahan di KCB adalah literasi, sehingga program yang diusung mahasiswa ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami” ujar Irhaq.

Sebagai bagian dari penutupan, mahasiswa menyerahkan cendera mata berupa figura dokumentasi kegiatan kepada pihak KCB.

Cendera mata tersebut menjadi kenang-kenangan atas kebersamaan dan pelaksanaan program literasi selama mahasiswa melakukan pendampingan di komunitas tersebut.

Ketua kelompok Projek Kepemimpinan, Kartika Cahya Andhini, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan relawan KCB yang telah menerima mahasiswa dengan baik serta memberikan kesempatan untuk menerapkan media pembelajaran yang telah dikembangkan.

Ia mengatakan bahwa pengalaman berinteraksi secara langsung dengan anak-anak memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa, terutama dalam memahami kebutuhan belajar dan melihat respons anak terhadap media yang digunakan.

Kartika juga menyampaikan bahwa dosen pembimbing kelompok belum dapat hadir secara langsung dalam kegiatan penutupan karena adanya keperluan lain.

Meski demikian, mahasiswa tetap melaksanakan kegiatan penutupan bersama anak-anak dan pengelola KCB.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Ketua kelompok Projek Kepemimpinan mahasiswa Bahasa Indonesia A2, Kartika Cahya Andhini, menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan relawan KCB yang telah menerima mahasiswa dengan baik serta memberikan kesempatan untuk menerapkan media pembelajaran yang dikembangkan.

“Bagi kami, kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kami tidak hanya belajar menerapkan media yang sudah kami buat, tetapi juga belajar memahami anak-anak secara langsung, melihat respons mereka, dan merasakan kebahagiaan ketika bisa belajar serta bermain bersama mereka” tutur Kartika.

Dalam sambutannya, Kartika juga menyampaikan bahwa dosen pembimbing kelompok belum dapat hadir secara langsung dalam kegiatan penutupan karena adanya keperluan lain. Meski demikian, mahasiswa tetap melaksanakan kegiatan bersama anak-anak dan pengelola KCB.

Kartika berharap hubungan baik yang telah terjalin tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan mahasiswa selesai. Ia juga berharap media LOKASARI dapat terus digunakan dan memberikan manfaat bagi anak-anak binaan.

“Terakhir, kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga media yang kami tinggalkan nantinya bisa terus digunakan, dikembangkan, dan memberikan manfaat bagi adik-adik di KCB,” ungkapnya.

Pahami Kebutuhan Komunitas

Mahasiswa berharap media Lokasari dapat terus dimanfaatkan setelah rangkaian pendampingan berakhir.

Media tersebut direncanakan akan diserahkan kepada pihak KCB setelah dipamerkan dalam Gelar Karya di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada 29 Oktober 2026 mendatang.

Dengan begitu, Lokasari diharapkan dapat digunakan kembali dalam kegiatan literasi bersama anak-anak binaan.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar penerapan media pembelajaran, melainkan juga pengalaman untuk memahami kebutuhan komunitas dan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik.

Sementara itu, bagi KCB, Lokasari diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan literasi yang menarik dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.

Berakhirnya pendampingan mahasiswa tidak berarti upaya menumbuhkan minat baca harus berhenti.

Melalui Lokasari, mahasiswa berharap anak-anak KCB semakin senang membaca, mampu memahami cerita, dan berani menyampaikan kembali apa yang telah mereka pelajari.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 12/10/2026 12:41
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu