Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa PLP Umsura Tak Sekadar Mengajar, Turut Sambut Siswa SD Musix

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa PLP Umsura Tak Sekadar Mengajar, Turut Sambut Siswa SD Musix
Mahasiswa PLP di SD Musix turut menyambut kehadiran siswa. oto: Basirun/PWMU
pwmu.co -

Kehadiran mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) di SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) tidak hanya terlihat saat mereka berada di dalam ruang kelas.

Setiap pagi, para mahasiswa turut mengambil bagian dalam menyambut kedatangan siswa. Bagi mereka, aktivitas sederhana tersebut menjadi bagian dari proses belajar untuk memahami secara langsung kehidupan sekolah dan tugas seorang guru.

Sebanyak delapan mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains UM Surabaya melaksanakan kegiatan PLP di SD Musix mulai 19 Agustus hingga 19 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berdasarkan surat tugas Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains UM Surabaya. Para mahasiswa mendapatkan pendampingan dari Dr. Dra. Badruli Martati, S.H., M.A., M.Pd. selaku dosen pembimbing lapangan.

Delapan mahasiswa tersebut adalah Aulia Nadhifah, Ifrahatul Istiana, Noor Camelia Ezzana, Andhita Dwi Ningrum, Arya Budi Rahman Fadila, Aura Dewi Sitoremsi, Berlian Tri Agustin, dan Citra Nur Fijri Fitriyudin.

Selama menjalani PLP, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk merasakan secara langsung dinamika kehidupan sekolah. Mereka tidak hanya melakukan praktik mengajar, tetapi juga terlibat dalam penyusunan perangkat pembelajaran, seperti modul ajar dan RPP, serta berinteraksi dengan warga sekolah.

Kaur Kurikulum SD Musix, Anisa Herawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan PLP menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi calon guru.

Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman nyata di sekolah agar dapat memahami bahwa tugas guru tidak sebatas menyampaikan materi pembelajaran.

“Mahasiswa PLP tidak hanya belajar mengajar di dalam kelas. Mereka juga kami libatkan dalam berbagai aktivitas sekolah, termasuk menyambut kehadiran siswa setiap pagi,” ujarnya.

Menurut Anisa, keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas keseharian sekolah memberikan pengalaman berharga. Mereka dapat belajar membangun komunikasi dengan siswa, memahami karakter peserta didik, sekaligus mengenal budaya dan kebiasaan yang tumbuh di lingkungan sekolah.

“Dengan terlibat langsung dalam aktivitas sekolah, mahasiswa dapat belajar bagaimana seorang guru membangun komunikasi, kedisiplinan, dan kedekatan dengan siswa,” imbuhnya.

Bagi mahasiswa, PLP menjadi jembatan antara teori yang dipelajari di bangku perkuliahan dan realitas pendidikan di lapangan.

Salah seorang mahasiswa PLP, Noor Camelia Ezzana, yang berdomisili di kawasan Peneleh, Surabaya, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama menjalani PLP di SD Musix.

Menurut Noor, kegiatan PLP bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung tentang tugas, tanggung jawab, dan kehidupan seorang guru.

“Kami menyadari bahwa posisi kami di sini adalah sebagai mahasiswa yang sedang belajar langsung di lapangan. Karena itu, kami sangat berharap mendapatkan bimbingan dan arahan dari pihak sekolah maupun guru pamong,” ujar Noor.

Ia mengatakan, pengalaman berinteraksi secara langsung dengan siswa memberikan pembelajaran tersendiri yang tidak selalu diperoleh di ruang perkuliahan.

SMPM 5 Pucang SBY

Bahkan, kegiatan menyambut siswa setiap pagi menurutnya memiliki makna penting bagi calon guru.

“Dari kegiatan sederhana seperti menyambut siswa, kami belajar bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga bagaimana membangun suasana yang nyaman bagi siswa sejak mereka datang ke sekolah,” tuturnya.

Kegiatan mahasiswa PLP di SD Musix juga diarahkan untuk mengenalkan berbagai aspek pengelolaan pendidikan di sekolah.

Selain praktik mengajar, mereka belajar menyusun perangkat pembelajaran, mengamati proses pembelajaran, berkomunikasi dengan guru, serta berinteraksi dengan peserta didik dalam berbagai kegiatan sekolah.

Pengalaman tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan pedagogis, sosial, dan profesional sebelum benar-benar terjun menjadi guru.

Di sisi lain, kehadiran mahasiswa PLP juga memberikan warna tersendiri bagi aktivitas di SD Musix. Para mahasiswa dapat berinteraksi dengan guru dan siswa sekaligus memperoleh pengalaman mengenai bagaimana sebuah lembaga pendidikan menjalankan berbagai program secara nyata.

Dekan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains UM Surabaya, Achmad Hidayatullah, S.Pd., M.Pd., Ph.D., melalui surat tugas resmi menugaskan mahasiswa semester 7 tersebut untuk melaksanakan PLP di SD Musix.

Pihak fakultas menyerahkan proses pembimbingan mahasiswa selama berada di sekolah kepada pihak SD Musix melalui guru pamong dan jajaran terkait.

Penempatan mahasiswa PLP tersebut diharapkan menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menyiapkan calon pendidik yang memiliki kompetensi dan pengalaman lapangan.

Bagi SD Musix, kehadiran mahasiswa PLP juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan dan sinergi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Kolaborasi tersebut bukan hanya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, tetapi juga membuka peluang terjadinya pertukaran pengalaman dan gagasan dalam pengembangan pendidikan.

Selama dua bulan, delapan mahasiswa PGSD UM Surabaya akan menjalani berbagai pengalaman di SD Musix. Mereka datang sebagai mahasiswa yang sedang belajar, tetapi sekaligus mulai mengenal denyut kehidupan profesi yang kelak akan mereka jalani.

Sebab, menjadi guru tidak hanya tentang berdiri di depan kelas dan menyampaikan pelajaran. Menjadi guru juga tentang hadir lebih awal, menyapa siswa, memahami karakter mereka, membangun komunikasi, memberikan keteladanan, dan tumbuh bersama peserta didik.

Dari SD Musix, para calon guru itu belajar bahwa pengalaman terbaik tentang pendidikan sering kali justru ditemukan dalam aktivitas sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dan tanggung jawab.

Revisi Oleh:
  • Satria - 01/09/2026 20:16
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu