Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Labbaik RS Muhammadiyah Lamongan (RSML) menyelenggarakan agenda manasik haji terakhir, Sabtu (18/04/2026).
Bertempat di Masjid Asy Syifa Muhammadiyah Lamongan, kegiatan pemantapan ini terhadiri oleh 353 jamaah haji musim 1447 Hijriah yang tergabung dalam Kloter 35.
Agenda manasik pemungkas ini terisi dengan berbagai persiapan penting. Mulai dari pengenalan petugas haji, pelaksanaan skrining kesehatan jamaah, hingga pendistribusian aksesori identitas berupa songkok dan syal khas KBIHU Labbaik.
Ketua KBIHU Labbaik, H. Subagio, dalam sambutannya secara resmi memperkenalkan jajaran petugas haji yang telah ditunjuk oleh Pemerintah RI untuk mendampingi dan melayani jamaah Kloter 35.
Adapun susunan Petugas Haji Indonesia tahun 2026 untuk kloter 35 tersebut meliputi:
- Ketua Kloter: Bapak Saiful Munir
- Pembimbing Ibadah Haji: Pak Busro
- Dokter Kloter: dr. Dimas
- Perawat Kloter: Ibu Sekar
Pemantapan Teknis
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kloter 35, Saiful Munir, memaparkan rincian teknis perjalanan secara komprehensif. Ia menginformasikan bahwa jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Surabaya pada pukul 08.10 WIB.
“Penerbangan menuju Madinah insyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2026. Setibanya di Madinah, jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 35 akan didistribusikan ke dalam dua hotel yang jaraknya sangat terjangkau, yakni sekitar 20 menit berjalan kaki menuju Masjid Nabawi” jelas Saiful Munir.
Ia juga menjelaskan skenario penempatan saat jamaah berada di Makkah. Jarak antara penginapan dan Masjidil Haram diperkirakan sejauh 7 kilometer.
Meski demikian, ia menghimbau agar jamaah tidak khawatir karena dapat memanfaatkan fasilitas bus yang telah tersedia secara khusus oleh pihak penyelenggara haji Arab Saudi.
Kesiapan Internal hingga Aturan Bawaan
Di sisi lain, Wakil Ketua Rombongan Haji tahun 2026 dari KBIHU Labbaik, Irawan, turut memberikan pengarahan terkait kedisiplinan dan kelengkapan identitas resmi dari pemerintah.
Guna memudahkan identifikasi, jamaah wajib menggunakan atribut lengkap meliputi: Seragam Batik Nasional jamaah haji, Identitas koper standar, Peci dan Syal KBIHU Labbaik serta Tas paspor berwarna abu-abu.
Sebagai bentuk pelayanan ekstra untuk memastikan kondisi fisik jamaah tetap prima, Irawan juga memperkenalkan tim kesehatan internal tambahan.
KBIHU Labbaik secara khusus menerjunkan dua dokter, yakni dr Bayu dan dr Azis, yang akan melayani kebutuhan terkait kesehatan jamaah KBIHU Labbaik selama proses ibadah haji berlangsung.
Terkait teknis hari H keberangkatan pada tanggal 30 april mendatang, seluruh jamaah diinstruksikan untuk sudah berkumpul di Masjid Asy Syifa pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Agenda manasik ini kemudian tertutup dengan edukasi dan penjelasan detail mengenai aturan pengepakan. Di mana, jamaah mendapat pemahaman ketat terkait daftar barang yang diperbolehkan dan dilarang untuk dimasukkan ke dalam koper bagasi haji.





0 Tanggapan
Empty Comments