Manuver cepat dan strategi tepat mengantarkan M7 Robotics Team SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) Malang meraih juara 3 dalam kompetisi Robot Sumo 1 Kg pada ajang R.O.A.R. (Robotic Offensive Arena Rivalry) UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang 2026.
Kompetisi robotika yang digelar Ahad (1/11/2026) ini berlangsung di Sport Center lantai 2 UIN Maliki Malang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan Reuni Akbar UIN Maliki yang diselenggarakan di Kampus III, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
R.O.A.R. 2026 merupakan kompetisi teknologi yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HMPS IT) “ENCODER” UIN Maliki Malang. Mengusung tema “Innovative and Strategic Clash of Intelligent Rivals”, ajang ini diikuti 27 tim dengan lebih dari 100 siswa dari Malang dan sekitarnya.
Para peserta berkompetisi menunjukkan kemampuan dalam merancang algoritma, mengembangkan keterampilan teknik, serta menyusun strategi untuk mengalahkan lawan di arena pertandingan.
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, Abdul Aziz Maftuh, menjelaskan bahwa kompetisi robot sumo bukan sekadar adu kekuatan mekanik.
“Melalui R.O.A.R 2026, kami berupaya menyediakan wadah bagi para siswa untuk mengasah keterampilan teknis, menguji strategi kompetitif, dan mempraktikkan permainan yang adil (fair play) sejak usia dini,” ujarnya.
Adu Strategi di Arena Robot Sumo
Salah satu peserta dalam kategori Robot Sumo 1 Kg tingkat SMA/SMK/MA adalah M7 Robotics Team dari kompetensi keahlian Teknik Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi.
Tim ini diperkuat tiga siswa kelas XI Mekatronika, yakni Pradipa Radhitri Haryanto, Array Arasy Firdaus Kemal, dan Ronald Jeffry Sahanaya. Mereka harus bersaing dengan sejumlah tim lain menggunakan sistem pertandingan round-robin.
Pertandingan berlangsung sengit. Setiap robot menunjukkan berbagai manuver, mulai dari gerakan memutar dengan cepat, dorongan strategis, hingga upaya mengeluarkan robot lawan dari arena.
Melalui kolaborasi dan strategi yang diterapkan, M7 Robotics Team berhasil melewati sejumlah pertandingan hingga melaju ke babak final. Perjuangan tersebut akhirnya mengantarkan mereka meraih posisi ketiga.
Pradipa selaku ketua tim mengatakan, kompetisi ini memberikan pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengembangkan kemampuan di bidang robotika.
“Kompetisi ini menjadi tempat untuk menguji kreativitas, ketepatan strategi, kemampuan teknis, serta kerja sama tim di bidang teknologi robotika,” ungkapnya.
Bekal Keterampilan Menghadapi Industri Modern
Keberhasilan tim tidak lepas dari bimbingan mentor, Dayane Parcelia, S.Pd., dan Dedy Romadon, S.T. Keduanya menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK Mutu Gondanglegi mampu mengembangkan teknologi dan inovasi sesuai kebutuhan industri modern.
Dedy menjelaskan, keikutsertaan siswa dalam kompetisi ini merupakan bentuk penerapan langsung ilmu yang diperoleh selama pembelajaran di sekolah.
“Partisipasi mereka dalam ajang R.O.A.R. ini merupakan praktik nyata bagaimana mereka mengaplikasikan teori sekaligus menguji keterampilan dalam kompetisi riil berskala regional maupun nasional,” tuturnya.
Menurutnya, dunia robotika membutuhkan perpaduan kemampuan teknis, kreativitas dalam memecahkan masalah, dan strategi yang matang. Karena itu, nilai kolaborasi, ketekunan, serta mental pantang menyerah terus ditanamkan dalam proses pembelajaran di SMK Mutu Gondanglegi.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mencoba hal-hal baru.
“Perolehan juara 3 ini semoga mampu memotivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi, berani mencoba hal baru, dan melejitkan potensi diri sesuai bidang keahlian masing-masing,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments