Pagi itu, halaman SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) tampak berbeda dari biasanya. Tanpa hamparan terpal krem alas salat Duha, puluhan trofi, medali, dan sertifikat berjejer rapi di sisi barat lapangan. SD Musix tengah menggelar apel khusus apresiasi siswa berprestasi, Senin (2/11/2026).
Kaur Kesiswaan SD Musix, Ninik Nurfarida, S.Pd., menjelaskan bahwa pengalihan agenda salat Duha pagi itu dilakukan khusus untuk memberikan ruang penghargaan kepada para siswa yang telah mengukir prestasi, mulai tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Amanat Kepala Sekolah: Prestasi dan Akhlak Harus Seimbang
Apel berjalan khidmat dipimpin oleh Muhammad Nafis Shalih Al Maulidi (Nafis), siswa kelas 3 ICP. Dengan suara lantang dan penuh percaya diri, Nafis memimpin jalannya apel dari awal hingga akhir.
Dalam amanatnya, Kepala SD Musix, Munahar, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan dan ketekunan para siswa. Namun, ia menegaskan bahwa capaian akademis maupun nonakademis harus senantiasa berjalan seiring dengan pembentukan karakter.
“Piala dan medali tidak berarti apa-apa apabila tidak diikuti dengan akhlak yang baik. Keberhasilan siswa bukan hanya diukur dari banyaknya trofi yang dikumpulkan, melainkan dari kesantunan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama,” tegas Munahar.
Edukasi Karakter: Dari Kebersihan Kelas hingga Adab Berjabat Tangan
Pada kesempatan tersebut, Munahar juga mensosialisasikan gerakan Bersih Berkemajuan gagasan Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur. Ia mengajak siswa menganggap kelas sebagai rumah kedua yang wajib dijaga kebersihannya secara gotong royong oleh seluruh penghuni kelas, bukan sekadar beban petugas piket.
Tak hanya itu, Munahar mempraktikkan langsung adab kesantunan berjabat tangan dengan memanggil Nafis ke depan. Ia membimbing cara berjabat tangan menggunakan kedua tangan dilanjutkan dengan mencium punggung tangan orang yang lebih tua.
“Bagi yang selama ini berjabat tangan hanya menggunakan satu tangan, sekarang harus diubah sebagai bentuk penghormatan,” pesannya.
Borong Puluhan Medali Panahan
Sesi puncak penyerahan penghargaan berlangsung meriah. Salah satu peraih penghargaan yang menyita perhatian adalah Atharrazka Janitra Noor Almeera (Almeera), siswa kelas 5 ICP. Kedua tangannya dipenuhi trofi, sementara puluhan medali kejuaraan panahan menggantung di lehernya.
“Alhamdulillah, ini penghargaan kejuaraan panahan tingkat regional dan nasional. Terima kasih atas dukungan orang tua dan guru yang selalu membimbing saya mengatur waktu belajar dan berlatih,” ungkap Almeera gembira.
Melalui apel apresiasi ini, SD Musix berharap motivasi berprestasi seluruh siswa semakin bergelora, sekaligus meneguhkan komitmen bahwa karakter dan akhlak mulia tetap menjadi fondasi utama pendidikan sekolah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments