Suasana penuh keceriaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan KB Cahaya Aisyiyah PPS pada Jumat (28/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dikemas dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan untuk mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama umat Islam sejak usia dini. Salah satu daya tarik kegiatan adalah kehadiran pendongeng edukatif Kak Ari bersama boneka jenakanya, Si Paijo.
Kehadiran keduanya membuat suasana kegiatan semakin hidup. Anak-anak diajak belajar sekaligus bermain melalui berbagai aktivitas interaktif.
Acara dibuka dengan sesi icebreaking interaktif yang dibawakan Kak Ari. Suasana yang semula masih canggung langsung berubah menjadi penuh keceriaan ketika Si Paijo muncul dan menyapa anak-anak.
Kak Ari bersama Si Paijo mengajak seluruh siswa bergerak, bertepuk tangan, dan bernyanyi bersama. Aktivitas tersebut menjadi pembuka sebelum anak-anak mengikuti sesi mendongeng.
Keceriaan berlanjut ketika memasuki sesi edukasi ibadah harian. Kak Ari mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai macam-macam salat wajib dan jumlah rakaatnya.
Anak-anak juga mendapat tantangan untuk melafalkan doa-doa harian dan surat pendek. Mereka tampak berani dan percaya diri. Sejumlah anak bahkan saling berebut mengangkat tangan untuk maju ke depan.
Anak-anak yang berani menjawab pertanyaan atau melantunkan hafalan mendapatkan reward spesial dari Kak Ari. Apresiasi tersebut turut mendorong anak-anak lain untuk berpartisipasi aktif.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tauhid secara sederhana. Kak Ari memperkenalkan Allah SWT sebagai Pencipta dan Nabi Muhammad SAW sebagai rasul-Nya melalui dialog ringan dan humor bersama Si Paijo.
Pendekatan dua arah tersebut membuat materi keimanan disampaikan dengan bahasa yang lebih dekat dengan dunia anak. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak berinteraksi selama proses pembelajaran.
Kepala Sekolah KB Cahaya Aisyiyah, Bunda Suci, berharap anak-anak dapat mengenal dan meneladani kisah Nabi Muhammad SAW melalui cara yang unik dan menyenangkan.
“Bunda ingin anak-anak mendengarkan dan dapat menceritakan kembali kisah Nabi Muhammad SAW secara sederhana dan menyenangkan. Serta dapat memberikan pengalaman belajar yang mengesankan. Lewat kehadiran Kak Ari dan Si Paijo, semoga anak-anak tidak hanya mendapat hiburan, tetapi juga meneladani akhlak Rasulullah dengan cara yang sesuai dengan dunia anak,” ungkap Bunda Suci selaku Kepala Sekolah KB Cahaya Aisyiyah dalam sambutan singkatnya.
Puncak kegiatan diisi dengan dongeng yang dibawakan Kak Ari mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dengan penyampaian yang atraktif dan ekspresif, Kak Ari mengisahkan Tahun Gajah hingga detik-detik kelahiran Nabi Muhammad SAW. Cerita tersebut diperkuat dengan peragaan boneka Si Paijo yang membuat perhatian anak-anak tetap terjaga.
Anak-anak mengikuti cerita dengan rasa ingin tahu. Kak Ari juga memperagakan burung ababil menggunakan kertas origami untuk melengkapi kisah yang disampaikan.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan pembagian reward spesial lainnya kepada anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, KB Cahaya Aisyiyah bersama LAZISMU, Kak Ari, dan Si Paijo berharap nilai kasih sayang, keberanian, serta keteladanan Rasulullah SAW dapat tertanam dalam diri anak-anak dan menjadi fondasi karakter sejak usia dini.






0 Tanggapan
Empty Comments