Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menggelegar di ACC Surabaya, Famfest 2026 Satukan Siswa, Orang Tua, dan Alumni dalam Kolaborasi Akbar

Iklan Landscape Smamda
Menggelegar di ACC Surabaya, Famfest 2026 Satukan Siswa, Orang Tua, dan Alumni dalam Kolaborasi Akbar
Tampilan pertama Famfest 2026 SD Muhammadiyah 16 Surabaya di Airlangga Convention Center. (Ahmad Mahmudi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Gemuruh musik menggelegar memenuhi Airlangga Convention Center Surabaya, Sabtu (23/5/2026). Ribuan pasang mata terpukau menyaksikan kemeriahan Family Festival Anak Kreatif (Famfest) 2026 SD Muhammadiyah 16 Surabaya yang tahun ini mengusung tema besar “Kami Muslim, Kami Pemimpin”. Gelaran tahunan yang selalu dinanti warga sekolah tersebut tampil lebih megah, semarak, dan sarat makna kolaborasi.

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan peserta yang terdiri atas siswa, guru, karyawan, wali murid, alumni, hingga tamu undangan telah memadati lokasi acara. Suasana penuh antusiasme begitu terasa ketika para siswa mulai mempersiapkan diri menampilkan berbagai pertunjukan kreatif yang menggambarkan kepemimpinan, karakter Islami, keberanian, dan semangat kolaborasi.

Acara resmi dibuka tepat pukul 07.00 WIB oleh dua pembawa acara, Rendra dan Lintang, yang merupakan wali murid SD Muhammadiyah 16 Surabaya. Kehadiran wali murid sebagai bagian dari pengisi acara semakin menegaskan kuatnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menyukseskan Famfest 2026.

Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Elly Rhodlifah, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara besar tersebut. Ia menilai tema “Kami Muslim, Kami Pemimpin” sangat relevan dengan visi sekolah dalam membangun karakter generasi masa depan.

“Tema yang kita angkat sangat sesuai dengan misi sekolah sebagai sekolah berkarakter. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya acara ini. Untuk anak-anak, tunjukkan kemampuan kolaborasi kalian di panggung yang megah ini,” ujar Elly dengan penuh semangat.

Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Komite Sekolah, Anda Marzudinta. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Famfest 2026.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Tanpa bantuan bapak ibu semua, acara ini tidak akan bisa terselenggara,” tuturnya.

Pererat Hubungan Antar Sekolah

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Famfest 2026 dari unsur wali murid, Sari Dewi Nurmawati. Ia menyampaikan rasa bangga dapat menjadi bagian dari acara yang mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan keluarga.

Kemeriahan Famfest semakin terasa ketika Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel, Drs. Ahmad Zaini, M.Pd., memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara yang dinilainya luar biasa.

“Bangga dan bersyukur atas terselenggaranya acara yang spektakuler ini. Selamat berkreasi dan selamat berfestival,” ungkap Ahmad Zaini.

Momentum pembukaan acara menjadi semakin istimewa ketika jajaran pimpinan Muhammadiyah daerah dan cabang, pimpinan sekolah, komite, serta keluarga Bung Tomo bersama-sama memainkan angklung sebagai simbol harmoni dan kolaborasi. Penampilan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang memadati gedung.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Musa Abdullah, turut memberikan apresiasi terhadap tema besar yang diangkat dalam Famfest tahun ini. Menurutnya, SD Muhammadiyah 16 Surabaya telah terbukti menjadi sekolah yang berhasil membentuk karakter siswa.

“Tema yang diangkat sangat tepat sekali, karena sekolah ini adalah sekolah yang sangat teruji dalam mencetak generasi yang berkarakter. Semoga pemimpin-pemimpin hebat akan muncul dari sekolah ini,” ujar Musa Abdullah penuh optimisme.

SMPM 5 Pucang SBY

Salah satu momen paling menggetarkan dalam Famfest 2026 adalah pemberian penghargaan Inspiring People kepada keluarga Bung Tomo. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Bung Tomo dalam membangkitkan semangat perjuangan arek-arek Surabaya melawan agresi Belanda.

Meneladani Semangat Perjuangan Para Pahlawan

Mewakili keluarga Bung Tomo, cucunya, Moch Riza, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan.

“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan. Kita semua patut bersyukur atas perjuangan Bung Tomo dan arek-arek Surabaya yang berbuah manis,” ujarnya.

Suasana aula mendadak bergemuruh ketika Moch Riza membacakan cuplikan pidato legendaris Bung Tomo yang penuh semangat perjuangan.

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah, tidak akan kita mau menyerah kepada siapa pun juga!” serunya lantang.

Ia kemudian melanjutkan dengan pekikan yang langsung disambut takbir seluruh peserta.

“Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!”

Pekikan heroik tersebut menjadi penutup rangkaian seremoni pembukaan sebelum doa bersama dipimpin oleh Abdul Mujib, S.Ag., guru Pendidikan Agama Islam SD Muhammadiyah 16 Surabaya.

Famfest 2026 tidak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran karakter bagi seluruh siswa. Berbagai penampilan kreatif yang ditampilkan menunjukkan keberanian siswa untuk tampil percaya diri, bekerja sama, dan mengekspresikan ide-ide kreatif mereka.

Sekolah Kreatif Baratajaya, sebutan akrab SD Muhammadiyah 16 Surabaya, kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi. Melalui Famfest 2026, sekolah ingin menanamkan keyakinan bahwa generasi Muslim masa depan harus mampu menjadi pemimpin yang kreatif, tangguh, dan berakhlak mulia. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 23/05/2026 12:19
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡