MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam, Paciran, Lamongan, resmi menerima mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Rabu (22/7/2026). Penerimaan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi sebelum para mahasiswa melaksanakan praktik kependidikan di madrasah pada 27 Juli hingga 30 Agustus 2026.
Kegiatan penerimaan berlangsung di lingkungan madrasah dan dihadiri Kepala MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam, Darojad, S.Ag., S.E., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, seluruh guru, peserta PLP Kelompok 70 Umsida, serta siswa kelas I hingga kelas VI.
Acara diawali dengan sambutan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta PLP. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan madrasah dalam mencetak calon pendidik yang profesional.
Kenali Lingkungan Madrasah
Kepala MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam, Darojad, S.Ag., S.E., kemudian secara simbolis menerima mahasiswa PLP. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan seluruh guru kepada peserta sebagai bekal awal untuk mengenal lingkungan kerja serta membangun komunikasi yang baik selama menjalani praktik kependidikan.
Selain itu, Darojad juga memberikan gambaran mengenai karakteristik peserta didik dan dinamika pembelajaran di madrasah. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memahami dunia pendidikan secara langsung.
“Kami berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan madrasah, belajar dari berbagai pengalaman di lapangan, serta menjadikan kegiatan PLP sebagai bekal untuk menjadi pendidik yang profesional,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar peserta PLP tidak hanya berfokus pada praktik mengajar, tetapi turut mempelajari budaya sekolah, pengelolaan kelas, komunikasi dengan siswa, serta kerja sama dengan guru dan tenaga kependidikan.
PLP Jadi Ruang Belajar Calon Guru
Ketua PLP Kelompok 70 Umsida, Winne, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak madrasah. Menurutnya, kesempatan mengikuti PLP menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik pembelajaran di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam yang telah menerima kami dengan baik dan memberikan kesempatan untuk belajar secara langsung di dunia pendidikan,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan PLP, peserta akan melakukan observasi pembelajaran, membantu guru dalam berbagai kegiatan pendidikan, menyusun perangkat ajar, serta melaksanakan praktik mengajar di kelas. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon pendidik.
Perkuat Kolaborasi Dunia Kampus dan Madrasah
Pada akhir kegiatan, Winne memperkenalkan seluruh anggota PLP Kelompok 70 Umsida kepada guru dan siswa. Perkenalan tersebut disambut antusias oleh warga madrasah sebagai awal terjalinnya hubungan yang harmonis selama pelaksanaan program.
Penerimaan mahasiswa PLP menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Umsida dan MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam dalam pengembangan pendidikan. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di lapangan, sementara madrasah mendapatkan dukungan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembelajaran.
MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam berharap program PLP tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi pendidik yang berkualitas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments