Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Monaco #11 SMA Muhi Berakhir Meriah, Malam Milenial Jadi Puncak Perayaan

Iklan Landscape Smamda
Monaco #11 SMA Muhi Berakhir Meriah, Malam Milenial Jadi Puncak Perayaan
MONACO #11 SMA Muhi Berakhir Meriah dalam Malam Milenial
pwmu.co -

Rangkaian Moehi National Competition (Monaco) #11 tahun 2026 yang digelar SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berakhir meriah pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Setelah para pelajar mengikuti berbagai cabang kompetisi, puncak kegiatan ditandai dengan pengumuman pemenang pada pagi hari dan pentas seni Muhi Leisure Night Festival 2026 atau Malam Milenial pada malam harinya.

Penutupan Monaco #11 berlangsung di Grha As-Sakinah mulai pukul 08.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, safety briefing, Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, sambutan, flashmob, hingga pengumuman para pemenang lomba.

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah penyerahan empat piala bergilir kepada sekolah yang mencatatkan prestasi terbaik selama Monaco #11.

Piala Bergilir dari Kemendikdasmen diraih SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang. Sementara Piala Bergilir dari PP Muhammadiyah dan Piala Bergilir Juara Umum Tapak Suci sama-sama diraih MTs Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Adapun Piala Bergilir dari Kemenpora diraih SMA Budi Utama. Empat penghargaan tersebut menjadi penanda perjuangan para peserta dalam mengikuti berbagai kompetisi.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Monaco #11.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi pelajar mengembangkan potensi dan kemampuan diri.

Kepada peserta yang berhasil meraih juara, Herynugroho mengingatkan agar prestasi yang diperoleh disyukuri dan menjadi motivasi untuk terus berlatih serta berkembang.

Sementara peserta yang belum berhasil menjadi juara diminta tetap menjaga semangat dan terus mempersiapkan diri untuk menghadapi kesempatan berikutnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru pendamping yang telah mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung serta seluruh panitia yang bekerja dalam penyelenggaraan Monaco #11.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Hardi Santosa, M.Pd.

Ia menilai pelajar yang tergabung dalam IPM SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta telah menjalani proses belajar dan berorganisasi melalui penyelenggaraan Monaco.

Menurutnya, kegiatan berskala besar membutuhkan perencanaan, kerja sama, komunikasi, tanggung jawab, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan.

Hardi juga menyinggung hasil penelitian di Harvard University mengenai hal-hal yang diingat alumni, di antaranya teman dan pengalaman selama berorganisasi.

Karena itu, keterlibatan pelajar sebagai panitia dalam kegiatan seperti Monaco menjadi bagian dari proses belajar yang memiliki nilai penting.

Dalam sebuah kompetisi, kata dia, selalu ada peserta yang menang dan belum berhasil menjadi juara. Namun, keberanian mengikuti proses dan melatih kemampuan menjadi pengalaman yang bernilai bagi seluruh peserta.

SMPM 5 Pucang SBY

Kemeriahan Monaco #11 berlanjut pada malam hari melalui Muhi Leisure Night Festival 2026 atau Malam Milenial.

Panggung hiburan dimulai sejak sore dengan open gate pukul 15.45 WIB. Sejumlah penampilan dari Main Chorus Band, 5G Band, dan Svaraz Band mengawali rangkaian hiburan sebelum acara utama dimulai pukul 18.50 WIB setelah jeda salat Magrib dan Isya.

Setelah pembukaan dan penampilan tari, suasana kembali menghangat melalui penampilan kolaborasi Moehi Harmony.

Menjelang penampilan utama, Moehi Harmony membawakan tiga lagu, yakni “Jakarta Hari Ini”, “Aku Milikmu”, dan “Everything You Are”.

Penampilan tersebut menjadi pengantar menuju puncak Malam Milenial sekaligus menunjukkan bahwa Monaco tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi, tetapi juga menjadi tempat bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas, seni, dan kolaborasi.

Antusiasme penonton semakin meningkat ketika Parade Hujan yang menghadirkan Payung Teduh tampil sebagai penampilan utama mulai pukul 20.00 WIB.

Sejumlah lagu populer seperti “Akad”, “Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan”, “Resah”, dan “Angin Pujaan Hujan” mengiringi malam puncak Monaco #11.

Musik, tata cahaya, dan antusiasme penonton berpadu menciptakan suasana kebersamaan bagi para pelajar yang sebelumnya bertemu dalam berbagai arena kompetisi.

Setelah menjalani perlombaan dengan semangat kompetitif, malam puncak menjadi ruang untuk menikmati kebersamaan dalam suasana yang lebih cair dan penuh kegembiraan.

Berakhirnya Malam Milenial sekaligus menandai tuntasnya seluruh rangkaian Moehi National Competition #11 tahun 2026.

Bagi para peraih juara, penghargaan menjadi hasil dari kerja keras sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan prestasi. Sementara bagi peserta yang belum meraih kemenangan, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi bagian dari proses untuk kembali mencoba.

Di sisi lain, keterlibatan pelajar SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai panitia juga menjadi pengalaman nyata dalam belajar berorganisasi dan bekerja sama.

Dari arena kompetisi hingga panggung Malam Milenial, Monaco #11 menutup rangkaiannya dengan mempertemukan prestasi, kreativitas, keberanian berproses, dan kebersamaan para pelajar.

Revisi Oleh:
  • Satria - 23/08/2026 19:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu