MI Muhammadiyah 1 Godog menyelenggarakan kegiatan murojaah Juz 30 sebagai salah satu persyaratan kelulusan bagi siswa kelas VI. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis (28–29 April 2026), di lingkungan madrasah.
Kegiatan tersebut diikuti khusus oleh seluruh siswa kelas VI sebagai bagian dari upaya memastikan mereka memiliki bekal keagamaan yang kuat sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Lebih dari sekadar menghafal, murojaah Juz 30 ini menjadi sarana syiar Islam sekaligus penanaman rasa cinta terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Antusiasme siswa tampak tinggi selama pelaksanaan kegiatan. Mereka menunjukkan semangat dalam mengulang dan memperkuat hafalan surat-surat dalam Juz 30. Hal ini mencerminkan kesungguhan para siswa dalam memenuhi target kelulusan sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mereka.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan empat guru penguji dari MI Muhammadiyah 1 Godog, yakni Zainul Arif, S.Pd.I (anggota tim Munakis LKP2 Lamongan), Muslihin, S.Ag, Ma’sum, S.Pd., dan Erna Nur Maslahah. Para penguji bertugas menilai kelancaran hafalan serta ketepatan tajwid siswa.
Pada hari pertama, beberapa siswa telah berhasil menuntaskan hafalan Juz 30, di antaranya Nafisa Nur Razita, Jingga Adhwa Faradisa, Hayyu Fitroh Su’udi, Elma Huwaidah Wandani, dan Nadhifah Hanania. Sementara itu, siswa lainnya juga telah mencapai sebagian besar target hafalan dan terus berupaya menyelesaikannya.
Kepala MI Muhammadiyah 1 Godog, Hudatul Umam, S.Pd., menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat menuntaskan hafalan dalam dua hari pelaksanaan. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan serta membentuk pribadi yang bermanfaat di dunia dan akhirat.
Menurutnya, murojaah merupakan kunci utama dalam menjaga hafalan Al-Qur’an agar tetap kuat dan terpelihara dengan baik, sekaligus memastikan kebenaran bacaan.
“Semoga dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an, para siswa dapat menjadi generasi yang membawa kemuliaan bagi Islam dan kaum muslimin, serta menghadirkan keberkahan dan ketenangan bagi orang tua dan para pendidik,” ujarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments