Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Pengalaman secara langsung justru dapat memberikan kesan yang lebih mendalam bagi peserta didik. Hal inilah yang diwujudkan oleh SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) melalui kegiatan Outdoor Learning bertajuk Mumtaz Little Explorers: Learning Beyond the Classroom, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 2 SD Mumtaz ini dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) dengan mengunjungi Museum De Javasche Bank atau Museum Bank Indonesia serta mengikuti wisata edukasi Damkar Cilik. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui pengamatan, eksplorasi, dan interaksi dengan lingkungan di luar sekolah.
Dengan penuh antusiasme, para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga mengenal berbagai pengetahuan baru yang berkaitan dengan sejarah, perkembangan perbankan, serta profesi yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Destinasi pertama adalah Museum De Javasche Bank. Di tempat ini, siswa diajak mengenal lebih dekat sejarah perbankan di Indonesia, termasuk perjalanan De Javasche Bank, perkembangan mata uang, dan berbagai peninggalan bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan dunia perbankan di Indonesia.
Berada langsung di lingkungan museum memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Mereka dapat mengamati bangunan bersejarah, melihat berbagai benda peninggalan masa lalu, serta memperoleh gambaran tentang bagaimana aktivitas perbankan berkembang dari masa ke masa.
Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal sejarah tidak hanya melalui buku pelajaran, tetapi juga melalui benda-benda dan lingkungan bersejarah yang dapat mereka lihat secara langsung. Dengan demikian, siswa dapat memahami bahwa sejarah perbankan dan perkembangan uang merupakan bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat Indonesia.
Salah satu siswa kelas 2F, Naiara, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.
“Seru banget! Aku jadi tahu kalau zaman dahulu sudah ada bank dan ternyata uang punya sejarah. Aku juga senang bisa melihat benda-benda kuno secara langsung. Jadi, belajar sejarah itu ternyata menyenangkan!” ungkap Naiara dengan antusias.
Profesi Pemadam Kebakaran
Petualangan berlanjut dengan kegiatan Wisata Damkar Cilik. Pada kunjungan ini, siswa diajak mengenal lebih dekat profesi pemadam kebakaran beserta tugas dan tanggung jawabnya dalam membantu masyarakat.
Profesi pemadam kebakaran menjadi salah satu hal menarik bagi anak-anak. Mereka diperkenalkan dengan kendaraan pemadam kebakaran dan berbagai perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan tugas. Melalui kegiatan ini, siswa juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya keselamatan diri, kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, serta tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Bagi Hillal, siswa kelas 2B, kunjungan ke tempat pemadam kebakaran menjadi pengalaman yang tidak kalah menyenangkan.
“Aku senang sekali melihat mobil pemadam kebakaran! Ternyata tugas pemadam kebakaran itu membantu orang-orang kalau ada kebakaran. Aku juga jadi tahu kalau kita harus hati-hati dengan api. Kalau sudah besar, api bisa berbahaya. Aku ingin belajar menjadi anak yang berani dan suka menolong!” cerita Hillal dengan gembira.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan sebuah profesi, tetapi juga menanamkan nilai keberanian, kepedulian, kedisiplinan, dan semangat tolong-menolong. Anak-anak diajak memahami bahwa setiap profesi memiliki peran penting dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan Outdoor Learning, SD Mumtaz berupaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Siswa memperoleh kesempatan untuk belajar melalui pengalaman nyata sehingga pengetahuan tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga dapat dipahami melalui apa yang mereka lihat dan alami sendiri.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mendorong rasa ingin tahu, keberanian bertanya, kemampuan mengamati, serta interaksi sosial peserta didik. Selain mendapatkan pengetahuan baru, kebersamaan selama perjalanan juga menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan antarsiswa dan guru.
Melalui Mumtaz Little Explorers, SD Mumtaz berharap siswa semakin memiliki semangat untuk belajar, berani mengeksplorasi lingkungan, dan terbuka terhadap berbagai pengalaman baru. Sebab, setiap tempat dapat menjadi ruang belajar dan setiap perjalanan dapat menghadirkan pengetahuan.
Belajar di luar kelas bukan sekadar berpindah tempat, melainkan menghadirkan kesempatan bagi anak-anak untuk melihat, mengalami, dan memahami dunia dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments