Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Outing Class Mamsaka: Belajar Cinta Lingkungan dengan Menanam Mangrove di Pantai Lorena

Iklan Landscape Smamda
Outing Class Mamsaka: Belajar Cinta Lingkungan dengan Menanam Mangrove di Pantai Lorena
Outing Class Mamsaka Belajar Cinta Lingkungan dengan Menanam Mangrove di Pantai Lorena. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran mengikuti kegiatan outing class bertema “Menanam untuk Menyelamatkan Bumi” dengan menanam mangrove di tepi Pantai Lorena, Senin (3/11/2025).

Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI ini menjadi bentuk pembelajaran luar kelas yang mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Sejak pagi, para siswa telah berkumpul di halaman madrasah. Sebelum berangkat, mereka mendapat pengarahan singkat dari pihak kesiswaan mengenai tujuan dan tata tertib selama kegiatan berlangsung.

Dalam pengarahan itu, disampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan tanggung jawab sosial untuk menjaga alam sekitar.

Setiap kelas mendapat dua bibit mangrove yang nantinya akan ditanam bersama-sama di lokasi yang telah ditentukan. Setelah persiapan selesai, para siswa dan guru berjalan kaki menuju Pantai Lorena Paciran dengan semangat dan antusias.

Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 30 menit, melewati jalan kampung dan kawasan pesisir yang rindang. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak jelas di sepanjang perjalanan.

Sesampainya di lokasi, siswa dibimbing untuk menanam bibit mangrove dengan benar. Para guru membantu menunjukkan cara menanam agar akar mangrove tertanam kuat di lumpur dan dapat tumbuh dengan baik. Meskipun sebagian siswa sempat kesulitan karena kondisi tanah berlumpur, mereka tetap bersemangat dan saling membantu satu sama lain.

SMPM 5 Pucang SBY

Wakil Kepala Bagian Kesiswaan, Andi Vidiyanto menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang mempertemukan teori dengan praktik di lapangan.

“Menanam mangrove mengajarkan siswa untuk mencintai alam, memahami pentingnya menjaga pantai dari abrasi, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Setelah seluruh bibit selesai ditanam,  para siswa kemudian beristirahat sejenak sambil menikmati pemandangan laut dan hembusan angin pantai sebelum kembali ke madrasah.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Mamsaka berharap semangat cinta lingkungan dapat tumbuh dalam diri setiap siswa. Menanam mangrove bukan hanya tentang menambah pohon, tetapi juga menanam kepedulian untuk masa depan bumi yang lebih hijau.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu