Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan, Sidoarjo, terus memperkuat tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di bidang pendidikan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penerapan Pakta Integritas sebagai instrumen untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Penguatan komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi PCM Tulangan bersama AUM pendidikan, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan, di Kantor PCM Tulangan, Kompleks Pendidikan SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan, Jumat (14/8/2026).
Rapat koordinasi menjadi momentum bagi PCM Tulangan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperjelas arah pembinaan AUM. Pengelolaan sekolah didorong tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan kelembagaan, tetapi juga pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Ketua PCM Tulangan Abdillah Adhie mengatakan, penguatan tata kelola AUM menjadi salah satu perhatian utama dalam periode kepengurusan saat ini. Menurutnya, AUM merupakan aset Persyarikatan sekaligus instrumen penting dalam menjalankan dakwah dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan PRM Kemantren dan Fahruddin, S.Pd., M.Pd, selaku Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan. Pertemuan ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun AUM yang semakin baik,” ujarnya.
Abdillah menegaskan, pengelolaan AUM membutuhkan sistem yang kuat, sumber daya manusia berkualitas, serta budaya kerja yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan integritas.
“Periode kepengurusan PCM Tulangan lebih fokus pada pembenahan AUM, terutama dari aspek kedisiplinan, manajemen sekolah, dan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Menurut dia, penerapan Pakta Integritas menjadi salah satu instrumen untuk memperjelas komitmen seluruh pihak dalam menjalankan amanah di lingkungan AUM PCM Tulangan.
“Pakta Integritas tidak semata-mata dipandang sebagai dokumen administratif, tetapi sebagai komitmen moral dan organisatoris untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab, disiplin, profesional, serta sesuai dengan nilai-nilai Persyarikatan,” jelasnya.
Dia menambahkan, kedisiplinan harus menjadi fondasi budaya kerja, manajemen yang baik menjadi sistem penggerak organisasi, sedangkan kualitas sumber daya manusia merupakan kekuatan utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul.
Rapat koordinasi tersebut juga menegaskan pentingnya sinergi antara PCM Tulangan, PRM Kemantren, dan Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan.
PCM Tulangan berperan memberikan arah kebijakan dan pembinaan. Sementara itu, AUM pendidikan menjadi pelaksana utama layanan pendidikan. Di sisi lain, dukungan PRM Kemantren menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan AUM dengan warga Persyarikatan dan masyarakat di tingkat ranting.
Sinergi tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang lebih solid, terukur, dan berkelanjutan.
Abdillah berharap komitmen yang dibangun melalui Pakta Integritas tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam perilaku dan kinerja sehari-hari.
Melalui komitmen tersebut, seluruh unsur pengelola AUM diharapkan memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya menjaga amanah, meningkatkan kinerja, membangun komunikasi yang sehat, serta memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
“Penguatan tata kelola melalui kedisiplinan, manajemen, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan Pakta Integritas menjadi langkah konkret PCM Tulangan dalam mewujudkan AUM yang semakin profesional dan berkemajuan,” katanya.
Keberhasilan AUM, lanjutnya, tidak hanya diukur dari perkembangan kelembagaan. Lebih dari itu, keberhasilan harus terlihat dari kemampuan AUM menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Karena itu, tata kelola yang baik, SDM yang berkualitas, dan integritas yang kuat menjadi fondasi penting bagi AUM pendidikan Muhammadiyah untuk terus meningkatkan mutu dan menghadirkan layanan pendidikan unggul.
Rapat koordinasi PCM Tulangan bersama Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat amanah, disiplin, profesional, dan berkemajuan dalam mengelola AUM.
Dengan langkah tersebut, PCM Tulangan berharap AUM pendidikan tidak hanya tumbuh secara kelembagaan, tetapi juga semakin kuat dalam menjalankan fungsi dakwah, pendidikan, dan pelayanan kepada masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments