Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) resmi mengakhiri masa pengabdian di Desa Jerukwangi, Kabupaten Kediri, melalui acara penutupan yang digelar di Balai Desa Jerukwangi, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penyampaian apresiasi dari pemerintah desa atas kontribusi mahasiswa selama melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Acara penutupan dihadiri Kepala Desa Jerukwangi, Rina Agustin, perangkat desa, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 20 Umsura. Dalam kesempatan tersebut, Rina Agustin secara resmi menutup rangkaian kegiatan KKN sekaligus menyampaikan terima kasih atas dedikasi mahasiswa selama berada di Desa Jerukwangi.
Menurutnya, berbagai program yang dilaksanakan mahasiswa memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Ia juga mengapresiasi sikap mahasiswa yang mampu membaur dengan warga serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan selama menjalankan pengabdian.
“Pengalaman selama KKN ini semoga bisa menjadi bekal berharga untuk kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja setelah lulus nanti. Tetap jaga nama baik almamater, terus berkarya, dan amalkan ilmu yang dimiliki untuk kepentingan masyarakat luas,” pesannya kepada mahasiswa.
Rina Agustin juga berharap silaturahmi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN tetap terjaga meskipun masa pengabdian telah berakhir. Ia turut mendoakan agar seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan baik dan meraih kesuksesan pada masa mendatang.
Sebagai simbol penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin, mahasiswa KKN Kelompok 20 Umsura menyerahkan cenderamata kepada Pemerintah Desa Jerukwangi. Penyerahan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian sekaligus wujud apresiasi kepada pemerintah desa yang telah mendukung pelaksanaan program KKN.
Mewakili mahasiswa, Kaisar menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kepala Desa, seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga Jerukwangi yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan serta mendukung program-program kami,” ungkapnya.
Ia mengatakan pelaksanaan KKN memberikan banyak pengalaman berharga bagi mahasiswa, mulai dari belajar bekerja sama dengan masyarakat, memahami dinamika kehidupan di desa, hingga mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan nyata.
Selain itu, Kaisar berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jerukwangi. Ia juga mewakili seluruh mahasiswa menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.
Penutupan KKN Kelompok 20 Umsura menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Desa Jerukwangi. Melalui kolaborasi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN, diharapkan hubungan baik antara Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Pemerintah Desa Jerukwangi dapat terus terjaga serta membuka peluang kerja sama pada program-program pengabdian masyarakat di masa mendatang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments