Pengajian Tunas IKROM sukses menuai simpati dari tuan rumah. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu (8/8/2026) pukul 12.30–14.00 WIB di rumah ananda Naifa Azra Dzulqarnain, Royal Mansion D2 No. 7, Bohar, Taman.
Pengajian Tunas IKROM merupakan kegiatan rutin murid kelas VI yang dilaksanakan setiap Sabtu di rumah para murid secara bergantian.
Kegiatan ini diikuti seluruh murid kelas VI Zahrawi, wali kelas VI Zahrawi, serta salah satu guru SD IKROM sebagai pentashih.
Pengajian Tunas IKROM pertama pada tahun pelajaran 2026–2027 tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mempraktikkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari di sekolah sekaligus mempererat silaturahmi antarsiswa.
Syefa Putra Edison selaku pembawa acara (MC) membuka kegiatan. Ia kemudian mempersilakan Nabihan Abdurrahman Taufik untuk memimpin murojaah surat-surat pendek yang menjadi target hafalan kelas VI.
Setelah murojaah bersama, Syefa mempersilakan Nayla Arsyfa Salsabila untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an beserta maknanya.
Selanjutnya, Syefa mempersilakan orang tua Naifa selaku tuan rumah untuk memberikan sambutan.
Ayah Naifa menyampaikan rasa simpatinya setelah mendengar susunan acara dan mengikuti sebagian kegiatan yang telah berlangsung.
“Saya senang bisa ikut support dalam acara yang bagus ini, semoga acara ini bisa terus berjalan dan menjadi berkah buat semua terutama bagi kami sekeluarga”.
Sambutan berikutnya disampaikan Ustadzah Arifatu Rosyidah, S.Pd. selaku wali kelas VI Zahrawi.
Setelah menyampaikan kalimat pembuka, Ustadzah Rosy menjelaskan nama dan tujuan kegiatan tersebut.
“Namanya pengajian Tunas IKROM yaitu pengajian keliling yang diadakan di rumah murid kelas VI dengan tujuan supaya setelah lulus dan berpisah bisa tetap lanjut silaturahminya karena masing-masing murid tahu rumah teman-temannya ”
Ustadzah Rosy menambahkan bahwa pengajian tersebut juga menjadi sarana untuk membuktikan berbagai hal yang telah dipelajari siswa di sekolah.
Di antaranya, murid dapat mempraktikkan adab bertamu, menjadi MC, memimpin murojaah, menjadi pembaca saritilawah, serta menyampaikan kultum. Selain itu, para siswa juga mendapatkan ilmu dan pahala melalui kegiatan tersebut.
Setelah sambutan selesai, Syefa mempersilakan Naifa untuk menyampaikan kultum. Naifa membawakan tema “Menyayangi Teman”.
“Semoga kita semua selalu bisa menjaga lisan, karena demikian bisa menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan damai, sehingga kita bisa mencari ilmu dengan menyenangkan”
Kultum tersebut mengajak para siswa untuk menjaga lisan agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan damai.
Muhammad Nasikin, S.S, S.Pd. selaku Kaur Humas sekaligus pentashih menyampaikan bahwa materi yang disampaikan Ustadzah Rosy dan Nayla telah sesuai.
“Dalam acara ini kita semua mendapatkan kesempatan untuk belajar ada yang jadi MC, pembaca Al Qur’an, sebagai pentauziah dan belajar menjadi pendengar yang baik. Kelak apa yang kalian pelajari akan kembali manfaat buat kalian sendiri, untuk itu semua harus semangat”.
Ia kemudian memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga lisan dan tidak merendahkan orang lain.
“Kultum yang disampaikan Nayfa tadi juga sangat bagus, dalam Al Qur’an disebutkan tidak boleh menghina Karena masing-masing punya kelebihan. Tidak boleh memberi julukan-julukan yang jelek, Rasulullah kita memberi contoh untuk nama-nama sahabat yang memiliki arti yang tidak baik diganti dengan julukan yang bagus”. Imbuh ustad Nasikin.
Ustadz Nasikin kemudian menutup acara dengan memimpin doa.
Setelah doa selesai dan sebelum foto bersama, orang tua Naifa mempersilakan seluruh peserta untuk mencicipi hidangan yang telah disuguhkan.
Sambil menikmati jajanan dan bakso bersama, para peserta saling bercerita dan berbagi pengalaman. Suasana tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan dan turut memupuk rasa persaudaraan yang kuat di antara para siswa.
Melalui Pengajian Tunas IKROM, kegiatan belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Para siswa juga mendapatkan pengalaman untuk berinteraksi, mempraktikkan adab, berbicara di depan umum, serta menjaga silaturahmi dengan teman-temannya.
Dengan konsep pengajian yang dilaksanakan secara bergantian di rumah siswa, Tunas IKROM menjadi ruang pembelajaran sekaligus sarana mempererat hubungan antarsiswa kelas VI Zahrawi.





0 Tanggapan
Empty Comments