Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perjalanan Kaji Tiru dan Rihlah Muhammadiyah Aisyiyah Kapuas di Pulau Jawa

Iklan Landscape Smamda
Perjalanan Kaji Tiru dan Rihlah Muhammadiyah Aisyiyah Kapuas di Pulau Jawa
Rombongan Kaji Tiru dan Rihlah bersama Ketua PDM Lamongan dan jajarannya. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Perjalanan Kaji Tiru dan Rihlah (wisata) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapuas, Kalimantan Tengah di Pulau Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta) mendapatkan pembelajaran yang sangat bermanfaat.

35 orang peserta rombongan kaji tiru dan rihlah bengitu bersemangat mengikuti agenda yang telah ditetapkan, tidak lelah berusaha meningkatkan  pengetahuan sampai ke pulau Jawa. Peserta kaji tiru sangat antusias dalam menyampaikan pertanyaan dan berdialog.

Kaji tiru sebagai upaya menyerap kemajuan pihak lain yang mungkin bisa dikembangkan dan di modifikasi, kaji tiru berarti Amati, Tiru, dan Modifikasi secara mudah, sangat efektif untuk belajar lansung di lapangan. Mengadopsi daerah yang di kunjungi untuk diterapkan sesuai dengan kapasitas dan budaya lokal.

Manfaat kaji tiru membantu organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kabupaten untuk berbenah dan meningkatkan standar pelayanan agar lebih efektif. Mempercepat program kerja tanpa harus memulainya dari nol.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas yang juga ketua rombongan, M. Jalaluddin, M.Pd., Senin (29/6/2026).

Saat mengunjungi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong, Kebumen Jawa Tengah, yang merupakan PCM terbaik se-Indonesia tahun 2025  dan tempat percontohan, banyak sekali ilmu yang di peroleh peserta kaji tiru ditempat tersebut.

Unggulan PCM Gombong diataranya pada penggelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), bidang pendidikan yang berkualitas dan gerakan dakwah terpadu.

Peserta kaji tiru melihat langsung fasilitas pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, Rumah Sakit, Panti Asuhan, Pondok Pesantren, Lembaga Zakat Infaq dan Sadakah Muhammadiyah (Lazismu) dan toko.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara kegiatan Rihlah (wisata) peserta berkesempatan mengunjungi Museum Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Museum Muhammadiayah adalah museum sejarah dan edukasi yang merekam perjalanan organisasi Muhammadiyah serta kontribusi bagi bangsa. Museum ini memadukan teknologi modern, arsip bersejarah, dan konsep arsitektur yang ramah bagi semua kalangan.

Di Museum Muhammadiyah rombongan disajikan sejarah, tokoh, serta amal usaha muhammadiyah bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sosial, dengan menggunakan pendekatan multimedia dan informasi teknologi.

“Rombongan juga berkesempatan  berziarah ke makam pendiri Muhammadiyah yang juga Pahlawan Nasional KH. Ahmad Dahlan,” terang Jalaluddin.

H. Suharto, salah satu peserta dalam rombongan kaji tiru dan rihlah memberikan ungkapan kesan mendalam berupa inspirasi manajemen profesional, etos kerja tinggi,dan dedikasi sosial yang kuat, di Muhammadiyah dan Aisyiyah tempat di kunjungi.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 29/06/2026 11:03
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu