Perkemahan Hizbul Wathan 2025 menjadi momen bersejarah bagi siswa-siswi SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu–Ahad (6–7/9/2025), di Jiung Mara. Suasana kebersamaan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan begitu terasa dalam setiap kegiatan.
Salah satu sekolah yang turut serta adalah SMP Muhammadiyah 10 Muncar. Sekolah ini mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti rangkaian acara. Dengan semangat Hizbul Wathan, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan hidup di alam terbuka.
Selama dua hari, para peserta ditempa dengan berbagai kegiatan seperti mendirikan tenda, penjelajahan, outbound, hingga panggung kreasi. Setiap aktivitas bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana pembelajaran tentang kerja sama, disiplin, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.
Alam menjadi guru terbaik. Peserta belajar mengatasi rasa lelah, mengelola perbekalan, menjaga kebersihan, serta melatih keberanian menghadapi tantangan. Semua itu menjadi pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh hanya di dalam kelas.

Perkemahan Hizbul Wathan juga menjadi wadah pembinaan karakter. Melalui kegiatan baris-berbaris, tugas regu, dan tanggung jawab bersama, setiap siswa dilatih untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan bertanggung jawab.
Kegiatan api unggun pada malam hari menjadi puncak kebersamaan. Nyanyian, yel-yel, dan penampilan kreatif para peserta menggambarkan semangat persaudaraan dan kekompakan yang kuat di antara siswa dari berbagai sekolah.
Dengan terlaksananya perkemahan ini, diharapkan lahir generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, berani, disiplin, dan berakhlak mulia. Mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga mampu menjadi kader penerus perjuangan bangsa dan persyarikatan.
Perkemahan Hizbul Wathan 2025 bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi sebuah laboratorium kehidupan yang mengajarkan nilai-nilai luhur. Dari Jiung Mara, semangat kemandirian dan persaudaraan diharapkan terus tumbuh di hati setiap peserta, termasuk siswa-siswi SMP Muhammadiyah 10 Muncar yang pulang dengan pengalaman tak ternilai. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments