Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perkuat Kepedulian, LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Gelar Syawalan dan Salurkan Bantuan

Iklan Landscape Smamda
Perkuat Kepedulian, LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Gelar Syawalan dan Salurkan Bantuan
LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan menggelar kegiatan Kajian Syawalan dan pembagian sembako dan beasiswa pendidikan, Minggu (12/04/2026). (Kiyadah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah KH Achmad Dahlan menggelar kegiatan Kajian Syawalan, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian sembako dan beasiswa pendidikan ini berlangsung di Aula PAM KH. Achmad Dahlan, Jl. Tambak Asri No. 202, Surabaya.

Lebih lanjut, kajian ini terhadiri oleh para pengelola, wali santri, serta anak asuh LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa sejak awal acara hingga penutupan.

Momentum Syawalan

Rangkaian kegiatan berawal dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian berlanjut dengan sambutan dari pihak pengelola LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan.

Dalam sambutannya, pengelola menekankan pentingnya momentum Syawalan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi. Sekaligus meneguhkan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Syawalan bukan hanya tradisi, tetapi juga momentum untuk saling berbagi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah” ujar pengelola dalam sambutannya.

Kajian Syawalan tersampaikan oleh Ustadz Harun Abd Rasyiedh SHI MPdI yang merupakan Wakil Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah PCM Krembangan, Kota Surabaya.

Dalam kajiannya, ia mengangkat tema tentang penyakit umat yang dikhawatirkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni cinta dunia dan takut mati.

Bahaya Hasad dalam Hadits

Selain itu, ia juga menyoroti bahaya kedengkian (hasad) dan permusuhan yang dapat merusak persatuan umat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengutip hadits Nabi Muhammad SAW:

دَبَّ إِلَيْكُمْ دَاءُ اْلأُمَمِ قَبْلَكُمْ الْحَسَدُ وَالْبَغْضَاءُ هِيَ الْحَالِقَةُ، لاَ أَقُولُ تَحْلِقُ الشَّعَرَ، وَلَكِنْ تَحْلِقُ الدِّيْنَ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لاَ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

(HR. Tirmidzi: 2510, dan Musnad Ahmad: 1338)

Artinya:“Telah menjangkiti kalian penyakit umat-umat sebelum kalian, yaitu kedengkian dan permusuhan. Permusuhan adalah pencukur. Aku tidak mengatakan mencukur rambut, tetapi mencukur agama. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak dianggap beriman hingga kalian saling mencintai (sesama muslim)”.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tentang berbagai penyakit sosial dan kecintaan terhadap harta yang dapat merusak akhlak. Antara lain senda gurau berlebihan, hidup bermewah-mewah, menimbun harta, serta perilaku tipu-menipu.

Hal-hal tersebut, menurutnya, menjadi tantangan nyata yang harus diwaspadai oleh umat Islam di era modern.

Acara kemudian berakhir dengan ramah tamah yang semakin mempererat kebersamaan antar peserta.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga membagikan paket sembako serta beasiswa pendidikan kepada anak asuh, sebagai upaya mendukung kesejahteraan dan keberlangsungan pendidikan mereka.

Kegiatan ini harapannya dapat menjadi inspirasi dalam menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan di lingkungan masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 14/04/2026 20:07
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡