Sebagai upaya memperkuat perannya di tingkat internasional, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus mengembangkan kerja sama global.
Melalui Pusat Studi Pusat Pendampingan dan Pengembangan Halal (PS. P3Halal), UMM menjalin kemitraan strategis dengan Fuyao University of Science and Technology (FYUST) untuk pengembangan produk halal-thoyyib serta pangan sehat.
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kampus FYUST, China, bersama perwakilan yayasan sekaligus dekan, Giong Lin, pada Rabu (22/4/2026).
Kepala PS. P3Halal UMM, Elfi Anis Saati, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung target Indonesia sebagai pusat halal dunia pada 2026.
Ia juga menyoroti besarnya potensi industri halal global yang diperkirakan mencapai nilai hingga US$9 triliun pada tahun 2030.
Menurutnya, kerja sama ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
UMM, lanjutnya, berupaya menghadirkan inovasi lintas negara guna memperkuat daya saing produk halal Indonesia di pasar internasional.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, delegasi UMM turut meninjau fasilitas laboratorium halal milik FYUST serta sarana kantin asrama yang mendukung kebutuhan nutrisi civitas akademika.
Kolaborasi ini juga menitikberatkan pada sinergi riset. FYUST saat ini tengah mengembangkan berbagai produk berbasis bahan alami seperti polifenol, wortel, dan umbi-umbian, termasuk penelitian terkait deteksi kehalalan melalui identifikasi DNA babi dan etanol. Fokus ini dinilai sejalan dengan riset unggulan yang dikembangkan para peneliti UMM.
Salah satu riset yang tengah dikembangkan adalah penelitian pigmen antosianin dari bunga dan ubi jalar ungu untuk kebutuhan suplemen yang berpotensi mengurangi dampak mikroplastik dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, pengembangan pangan fungsional dan bahan bioaktif untuk obat herbal juga terus dilakukan oleh para akademisi UMM.
Ke depan, kerja sama ini akan diperluas melalui berbagai program, seperti kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa, pengembangan produk kosmetik dan obat herbal halal, serta pendampingan sertifikasi halal bagi mitra industri FYUST di China.
Tidak hanya itu, kedua institusi juga merencanakan pembentukan lembaga halal di lingkungan FYUST yang setara dengan Lembaga Pemeriksa Halal Luar Negeri (LHLN), guna memastikan standar halal yang sesuai dengan regulasi Indonesia dapat diterapkan secara optimal.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments