Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora (FPSH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperoleh Akreditasi Unggul untuk periode lima tahun, 2026–2031.
Capaian tersebut berdasarkan SK LAMDIK Nomor 2107/SK/LAMDIK/Ak/S/IX/2026 dengan menggunakan IAPSK 3.0, instrumen akreditasi terbaru.
Predikat tersebut menegaskan konsistensi Pendidikan Biologi UMM dalam membangun budaya mutu, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan kinerja akademik, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Mengusung semangat “Unggul, Berdampak untuk Negeri”, Pendidikan Biologi UMM memandang Akreditasi Unggul bukan sebagai tujuan akhir. Predikat tersebut menjadi amanah untuk terus menghadirkan pendidikan biologi yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kaprodi Pendidikan Biologi FPSH UMM, Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan Akreditasi Unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dan stakeholder yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan program studi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Pendidikan Biologi UMM kembali memperoleh Akreditasi Unggul untuk lima tahun ke depan. Ini bukan hanya pencapaian program studi, tetapi merupakan hasil kerja bersama. Kami berterima kasih kepada pimpinan universitas, FPSH, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, stakeholder, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” ujar Prof. Eko.
Ia menegaskan, tantangan setelah memperoleh Akreditasi Unggul justru semakin besar. Pendidikan Biologi UMM harus mampu membuktikan bahwa predikat tersebut berbanding lurus dengan kualitas proses pendidikan dan dampak yang dihasilkan lulusannya.
“Kami ingin Pendidikan Biologi UMM tidak berhenti pada predikat Unggul. Semangat kami adalah unggul dan berdampak. Lulusan harus mampu membawa ilmu yang diperoleh untuk kehidupan yang lebih baik, baik sebagai pendidik, peneliti, entrepreneur, pemimpin, maupun profesi lainnya,” tambahnya.
Salah satu kekuatan utama Pendidikan Biologi UMM adalah kualitas sumber daya manusia. Program studi ini saat ini didukung enam profesor serta banyak dosen bergelar associate professor. Seluruh dosen juga telah memiliki sertifikasi pendidik.
Para dosen memiliki latar belakang pendidikan dari berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Keragaman pengalaman akademik tersebut menjadi modal dalam menghadirkan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian yang terus berkembang.
Kekuatan tersebut juga tercermin dalam produktivitas penelitian. Pendidikan Biologi UMM tercatat sebagai program studi S1 Pendidikan Biologi dengan skor SINTA terbaik di Indonesia selama lima tahun berturut-turut. Capaian tersebut disebut menjadi salah satu indikator konsistensi kinerja akademik dan produktivitas ilmiah sivitas akademika.
“Dosen adalah salah satu kekuatan utama kami. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana kepakaran para dosen tersebut ditransformasikan menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Prof. Eko.
Keunggulan Pendidikan Biologi UMM juga terlihat dari kiprah alumninya. Ribuan alumni telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara dengan bidang pengabdian yang semakin beragam.
Alumni tidak hanya berkarier sebagai guru. Sebagian berkembang menjadi entrepreneur pendidikan berskala internasional, kepala sekolah, ASN, anggota dewan, pengusaha, peneliti, konsultan, serta berbagai profesi lainnya.
Keragaman tersebut menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Pendidikan Biologi UMM dapat menjadi fondasi bagi alumni untuk berkembang di berbagai bidang.
“Kami bersyukur alumni Pendidikan Biologi UMM memiliki kiprah yang sangat beragam. Ini menunjukkan bahwa pendidikan biologi dapat menjadi fondasi untuk berbagai profesi. Yang kami harapkan adalah setiap alumni mampu memberikan manfaat dan menghadirkan perubahan positif di tempat mereka berkarya,” tutur Prof. Eko.
Selain kiprah alumni, mahasiswa Pendidikan Biologi UMM juga terus menorehkan prestasi. Sejumlah mahasiswa berhasil meraih penghargaan tingkat nasional dan internasional, baik dalam bidang akademik, penelitian, inovasi, maupun kompetisi lainnya.
Program studi juga memiliki tingkat kelulusan tepat waktu yang tinggi. Hal tersebut menunjukkan adanya dukungan akademik dan pendampingan mahasiswa secara berkelanjutan.
Dekan FPSH UMM, Prof. Moh. Mahfud Effendi, M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pendidikan Biologi mempertahankan Akreditasi Unggul.
Menurutnya, capaian tersebut memperlihatkan bahwa budaya mutu telah tumbuh dan menjadi bagian dari pengelolaan program studi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim Pendidikan Biologi yang telah bekerja keras. Akreditasi Unggul ini merupakan hasil dari proses panjang, konsistensi, dan kolaborasi. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana keunggulan tersebut memberikan dampak bagi mahasiswa, alumni, masyarakat, dan bangsa,” ujar Prof. Mahfud.
Menurutnya, FPSH UMM terus mendorong setiap program studi untuk membangun keunggulan yang memiliki dampak nyata.
“Unggul bukan sekadar predikat. Keunggulan harus hadir dalam kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian, prestasi mahasiswa, kiprah alumni, dan kontribusi kepada masyarakat. Karena itu, semangat Pendidikan Biologi untuk menjadi ‘Unggul, Berdampak untuk Negeri’ sangat sejalan dengan arah pengembangan FPSH UMM,” lanjutnya.
Prof. Mahfud juga menilai kekuatan Pendidikan Biologi UMM terletak pada ekosistem akademiknya yang dibangun melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, alumni, organisasi profesi, mitra, dan berbagai stakeholder.
Keberhasilan mempertahankan Akreditasi Unggul tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pendidikan Biologi FPSH UMM menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan para Wakil Rektor UMM, para kepala biro, kepala lembaga/unit, UPT AP, BPMI, Dekanat FPSH, para dosen, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan.
Apresiasi secara khusus juga disampaikan kepada KPBI (Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia) dan HPPBI (Himpunan Pendidik dan Peneliti Biologi Indonesia) atas sinergi, kolaborasi, dan dukungan bagi kemajuan Pendidikan Biologi FPSH UMM.
“Kolaborasi dengan organisasi profesi seperti KPBI dan HPPBI sangat penting. Kami berharap sinergi ini terus berkembang sehingga Pendidikan Biologi di Indonesia semakin kuat dan mampu menjawab tantangan pendidikan serta perkembangan ilmu biologi,” kata Prof. Eko.
Ke depan, Pendidikan Biologi UMM berkomitmen memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan prestasi mahasiswa, memperluas jejaring nasional dan internasional, memperkuat penelitian dan pengabdian, serta membangun hubungan yang semakin erat dengan alumni dan dunia kerja.
Akreditasi Unggul 2026–2031 dengan IAPSK 3.0 menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh. Bukan sekadar mempertahankan predikat, tetapi menghadirkan kebermanfaatan yang semakin luas.
Dengan kekuatan enam profesor, para associate professor, seluruh dosen yang tersertifikasi, ribuan alumni, prestasi mahasiswa nasional dan internasional, kinerja penelitian yang konsisten, serta budaya akademik yang terus berkembang, Pendidikan Biologi UMM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul dan relevan.
Sebab, pada akhirnya, biologi bukan hanya tentang memahami kehidupan, tetapi tentang menghadirkan kehidupan yang lebih baik.





0 Tanggapan
Empty Comments