Mahasiswa Program Studi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), yang sebelumnya bernama Universitas Muhammadiyah Madiun, mengikuti praktikum mata kuliah Budidaya Hortikultura di laboratorium program studi Kampus 2, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa semester 6 sebagai bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan aspek ilmu pertanian dengan pengembangan jiwa kewirausahaan.
Melalui praktikum ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori budidaya tanaman hortikultura, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam proses penanaman dan perawatan tanaman yang berpotensi menjadi peluang usaha.
Dosen pengampu mata kuliah Budidaya Hortikultura, Dian Ardifah Iswari, S.TP., M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa melakukan berbagai praktik budidaya, mulai dari penanaman benih hingga stek batang.
“Benih yang ditanam ada banyak, mulai dari laos, cabai, tomat, terong, kemangi, dan sereh,” ujar Difa, sapaan akrabnya.
Menurutnya, kegiatan praktikum tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2026.
Program tersebut dirancang agar mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai teknik budidaya tanaman hortikultura sekaligus mampu melihat potensi ekonominya.
“Tujuan praktikum ini agar mahasiswa memahami cara penanaman tanaman hortikultura yang berpotensi untuk dijadikan peluang bisnis,” terangnya.
Praktikum Budidaya Hortikultura diawali dengan tahap persiapan media tanam menggunakan polybag dan galon bekas sebagai wadah tanam.
Media tanam yang digunakan merupakan campuran tanah, sekam, dan pupuk yang disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan tanaman.
Setelah media siap, mahasiswa melakukan penyemaian benih hingga tanaman tumbuh dan memiliki kondisi yang cukup kuat untuk dipindahkan ke media tanam yang lebih besar, seperti pot.
Melalui tahapan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses budidaya tanaman dari tahap awal hingga perawatan lanjutan.
Difa mengungkapkan bahwa mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kegiatan praktikum.
Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik lapangan memberikan pengalaman yang lebih menarik dibandingkan hanya menerima teori di dalam kelas.
“Respon mahasiswa menyenangi kegiatan semacam ini karena tidak hanya teori namun bisa praktik langsung dalam penumbuhan tanaman,” ujarnya.
Selain meningkatkan pemahaman akademik, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui pemanfaatan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang menjanjikan.
Melalui praktikum Budidaya Hortikultura, Prodi Biokewirausahaan UMJT berupaya membekali mahasiswa dengan keterampilan aplikatif yang dapat menjadi modal dalam mengembangkan usaha berbasis pertanian dan agribisnis di masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments