Prestasi gemilang ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 16 Surabaya atau Sekolah Kreatif Baratajaya dalam Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026.
Kali ini, kakak beradik Shahana Ariella Orlin dan Quinzafira Ariella Puspita Bening berhasil meraih medali emas pada ajang yang berlangsung di City of Tomorrow (CITO) Mall Surabaya, Senin (06/07/2026).
Dalam kejuaraan tersebut, Shahana Ariella Orlin tampil gemilang dengan meraih dua medali. Yakni medali emas pada permainan Senjata Pendek Perguruan kategori usia 13–15 tahun serta medali perak pada permainan Tangan Kosong Perguruan.
Sementara itu, adiknya, Quinzafira Ariella Puspita Bening, berhasil meraih medali emas pada permainan Tangan Kosong Perguruan kategori usia 10 12 tahun.
Ibunda kedua atlet, Luthfia Dini Yunanti, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih putra-putrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari semangat berlatih yang tetap terjaga meskipun sedang memasuki masa liburan sekolah.
“Alhamdulillah, Orlin mendapatkan medali emas pada permainan Senjata Pendek Perguruan usia 13–15 tahun dan medali perak pada permainan Tangan Kosong Perguruan. Sementara Bening meraih medali emas pada permainan Tangan Kosong Perguruan usia 10–12 tahun” ujarnya.
Luthfia menambahkan bahwa selama liburan sekolah, kedua anaknya justru semakin antusias mengikuti latihan wushu. Kekhawatirannya bahwa masa liburan akan diisi dengan kegiatan yang kurang produktif tidak terbukti.
“Kami sempat khawatir liburan ini anak-anak akan menghabiskan waktu tanpa aktivitas yang bermanfaat. Ternyata mereka sangat senang mengikuti latihan wushu. Alhamdulillah, hasilnya adalah prestasi yang sangat membanggakan” tuturnya.
Guru pembina wushu SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Taufik SSosI juga mengapresiasi kedisiplinan Orlin dan Bening selama menjalani persiapan menghadapi kejuaraan. Ia menyebut keduanya selalu hadir dalam setiap sesi latihan meskipun masih berada dalam masa liburan sekolah.
“Selama liburan, Orlin dan Bening menunjukkan semangat latihan yang luar biasa. Mereka tidak pernah absen mengikuti latihan sehingga hasil yang diraih saat ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan mereka” ungkap Taufik.
Prestasi yang diraih kedua siswa tersebut menambah deretan capaian membanggakan SD Muhammadiyah 16 Surabaya di bidang olahraga sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat nasional.





0 Tanggapan
Empty Comments