Program Studi (Prodi) Agribisnis Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengadakan field trip edukatif ke Pabrik Yakult di Ngoro, Mojokerto, pada Kamis (4/12/2025).
Rombongan dipimpin oleh Ketua Prodi Agribisnis, Resya Nurdyawati, S.P., M.P., bersama dosen pendamping Arini Roro Anggun Tsalasa, S.P., M.Si., dan Eka Dewi Satriana, S.P., M.Si.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Agribisnis untuk menghadirkan pembelajaran berbasis industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat tahapan produksi minuman probiotik Yakult secara langsung, mulai dari pembiakan strain bakteri Lactobacillus casei Shirota, proses fermentasi, pencampuran bahan, hingga pengisian botol otomatis dan pengemasan.
Mereka juga diperkenalkan pada standar higienitas pabrik, termasuk sistem produksi tertutup yang menjadi kunci terjaganya kualitas dan keamanan produk.
Selain memahami proses produksi, para mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pengelolaan rantai pasok Yakult.
Penjelasan mencakup pengadaan bahan baku, pengendalian suhu penyimpanan, distribusi melalui Yakult Lady maupun jalur modern trade, serta strategi perusahaan dalam menjaga konsistensi produk di berbagai wilayah pemasaran.
Para mahasiswa mengaku mendapatkan pemahaman baru yang sebelumnya tidak mereka temui di ruang kuliah.
Observasi langsung ke industri membantu mereka mengaitkan materi teori dengan praktik nyata di lapangan.
“Pemahaman tentang proses produksi, mekanisme rantai pasok, dan prosedur kendali mutu yang kami saksikan secara langsung semakin memperkuat materi yang telah kami pelajari di perkuliahan,” ungkap salah satu mahasiswa yang mengikuti field trip, Arif Rahman Hakim.
Sementara itu, Resya Nurdyawati menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi mahasiswa.
“Pembelajaran yang terhubung langsung dengan dunia industri sangat penting agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep agribisnis secara teoritis, tetapi juga melihat bagaimana proses tersebut dijalankan secara nyata. Pengalaman lapangan seperti ini akan semakin mematangkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” jelasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments