Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of Zululand Afrika Selatan

Iklan Landscape Smamda
Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of Zululand Afrika Selatan
Penyerahan cendera mata dari Ilmu Komunikasi UMS kepada Prof. Gedala Mulliah Naidoo. Dok. UMS
pwmu.co -

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring akademik global melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan University of Zululand, Afrika Selatan.

Kemitraan ini mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pertukaran dosen dan mahasiswa, joint guest lecture, Collaborative Online International Learning (COIL), short course, benchmarking kurikulum, penelitian kolaboratif, inovasi akademik, hingga penyelenggaraan konferensi internasional bersama.

Dekan FKI UMS, Dr. Ir. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan rekognisi internasional Program Studi Ilmu Komunikasi sekaligus memperluas peluang kolaborasi global bagi sivitas akademika.

“FKI UMS memiliki keunikan karena memadukan bidang informatika dan ilmu komunikasi dalam satu fakultas. Sinergi ini menjadi kekuatan yang kami tawarkan kepada mitra internasional,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Endah menjelaskan, FKI UMS selama ini telah menjalin berbagai kerja sama internasional melalui program student exchange, visiting lecture, penelitian kolaboratif, hingga konferensi internasional bersama sejumlah perguruan tinggi di Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Italia, Taiwan, dan Jepang. Kehadiran University of Zululand semakin memperluas jaringan kemitraan internasional fakultas tersebut.

Dia juga memperkenalkan sejumlah bidang unggulan riset FKI UMS, seperti Artificial Intelligence (AI), software and systems, media and society, serta immersive and human-centered technology.

“Bidang-bidang tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama University of Zululand,” ujar Endah.

Sementara itu, Wakil Dekan I FKI UMS, Endang Wahyu Pamungkas, S.Kom., M.Kom., Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi internasional harus diwujudkan melalui program-program nyata, bukan sekadar penandatanganan dokumen.

Menurutnya, kerja sama dapat direalisasikan melalui kuliah tamu bersama, program COIL, short course, benchmarking kurikulum, pertukaran akademisi, penelitian kolaboratif, hingga pengembangan inovasi.

“Kami ingin memulai dari aktivitas-aktivitas kecil yang membangun kepercayaan. Setelah itu kolaborasi dapat berkembang menjadi program yang lebih besar, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kedua institusi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan University of Zululand, Prof. Gedala Mulliah Naidoo yang akrab disapa Prof. Kevin, memperkenalkan Fakultas Komunikasi di kampusnya yang menyelenggarakan pendidikan mulai jenjang diploma hingga doktoral.

Dia menjelaskan, University of Zululand telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di dunia, termasuk beberapa universitas di Indonesia.

SMPM 5 Pucang SBY

Bahkan, hubungan akademik dengan UMS telah terbangun melalui partisipasi bersama dalam konferensi internasional dan berbagai kegiatan ilmiah lainnya.

Menurut Kevin, penandatanganan kerja sama ini menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi riset, publikasi ilmiah, proyek COIL, hingga program pertukaran mahasiswa.

“Kita dapat saling belajar dan berbagi keahlian. Ilmu komunikasi menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu, termasuk informatika yang merupakan salah satu kekuatan FKI UMS,” ujarnya.

Kevin juga mengundang dosen dan mahasiswa UMS untuk berkunjung ke University of Zululand sekaligus mengenal Afrika Selatan sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya dan menawarkan banyak peluang penelitian, khususnya pada bidang komunikasi, masyarakat multikultural, diaspora, serta transformasi sosial pascaapartheid.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan implementasi program COIL yang dijadwalkan mulai berjalan pada Januari mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi pintu masuk menuju penyelenggaraan pertukaran mahasiswa selama satu semester.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik melalui transfer kredit, tetapi juga pengalaman lintas budaya yang akan memperkuat kompetensi global mereka,” katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa akan memperoleh international exposure melalui pembelajaran kolaboratif, pertukaran budaya, diskusi akademik, serta pengenalan kurikulum dari masing-masing universitas.

Selain itu, kedua institusi juga membahas peluang kerja sama dalam pendanaan riset internasional, mekanisme publikasi ilmiah, supervisi bersama bagi mahasiswa pascasarjana, serta penyusunan proposal hibah penelitian internasional.

Melalui kemitraan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS berharap dapat memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas riset dan publikasi bereputasi, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di tingkat global. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 09/07/2026 15:43
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu