Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Blitar terus mengakselerasi gerakan pemberdayaan masyarakat melalui program unggulan Qoryah Thoyyibah Jama’ah ‘Aisyiyah (QTJA) periode 2022–2027.
Program ini menjadi strategi revitalisasi cabang dan ranting sekaligus penguatan pembinaan umat berbasis jamaah.
QTJA diarahkan untuk membentuk masyarakat sejahtera melalui kelompok jamaah yang menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh.
Hal ini mencakup hubungan dengan Allah (hablun minallah) dan sesama manusia (hablun minannas), serta penguatan aspek aqidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Lebih lanjut, program ini terlaksana secara berjenjang dan terintegrasi, dengan pengawalan dari PDA, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), hingga Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA).
Pendekatan ini dinilai efektif dalam memastikan pembinaan menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.
Berbagai kegiatan edukatif menjadi bagian dari QTJA. Di antaranya pembelajaran membaca Al-Qur’an dari dasar, kultum atau ceramah keislaman, serta forum berbagi pengalaman antarjamaah.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas keagamaan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di lingkungan masyarakat.
Implementasi QTJA tampak aktif di tingkat ranting, seperti di Suru–Slorok kecamatan Doko yang rutin menggelar kegiatan setiap hari Kamis.
Partisipasi jamaah menunjukkan tren positif, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk belajar agama secara berkelanjutan.
Salah satu jamaah mengungkapkan, program ini menjadi solusi atas keterbatasan akses belajar mengaji.
“Saya dulu ingin lancar membaca Al-Qur’an, tapi merasa malu untuk belajar. Setelah diajak teman bergabung di QTJA Suru–Slorok, saya merasa lebih percaya diri karena suasananya nyaman dan saling mendukung” tuturnya.
Melalui QTJA, ‘Aisyiyah Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman yang inklusif, berkemajuan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments