Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kebun Edukasi TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas‎ Jadi Perhatian Tim Monev PAUD Dasmen PWA Jatim 

Iklan Landscape Smamda
Kebun Edukasi TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas‎ Jadi Perhatian Tim Monev PAUD Dasmen PWA Jatim 
Tim Monev PWA Jawa Timur saat berkunjung ke kebun sekolah TK Aisyiyah 42 GBA untuk melihat fasilitas pembelajaran Green Learning, Kamis (04/06/2026). (Elisyah Susanty/PWMU.CO).
pwmu.co -

Menghadirkan pendidikan ramah lingkungan terus ditunjukkan oleh TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas.

Hal itu terlihat dalam kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur pada Kamis (04/06/2026).

Pada kunjungan tersebut, Tim Monev turut menengok ke kebun edukasi TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas yang menjadi salah satu program unggulan sekolah.

TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas terletak di dalam Perumahan Graha Bunder Asri (GBA), Jl.Berlian III No. 20,  Kelurahan Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Tinjau Green Learning

Kali ini, sekolah tersebut mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Monev  PAUD Unggulan Aisyiyah Jawa Timur dari Majelis PAUDdasmen PWA Jatim.

‎Tim monev yang beranggotakan 6 orang dari PDA Gresik dan 2 orang juri hadir pada pukul 08.20 WIB.

Dua juri yang berkompeten di bidangnya, Nadhirotul Laily MPsi PhD Psikolog dan Dr Nur Ika Sari Rakhmawati MPd hadir bersama rombongan.

‎Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi sekolah unggulan Aisyiyah di Jawa Timur.

Tim monev meninjau secara langsung berbagai program Green Learning yang telah diterapkan di lingkungan sekolah sebagai upaya membangun karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

‎Setibanya di area kebun edukasi, tim disambut oleh kepala sekolah dan guru yang dengan antusias memperkenalkan berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan. Mulai dari sayuran, berbagai tanaman buah jeruk yang berhasil di budidayakan.

Panen Kangkung hingga Sawi

Kepala TK Aisyiyah 42 GBA, Ifa Farida SPd, menjelaskan bahwa beberapa tanaman sudah selesai masa panen. “Kangkung yang ditanam dipetak kebun, sedangkan sawi ditanam dengan sistem hidroponik” terang.

“Hasil panen kita jual dan pendapatannya akan dikelola oleh sekolah kembali. Beberapa tanaman juga kita nikmati bersama, dimasak di sekolah dan anak anak kami libatkan saat cooking class kemarin membuat cap cay” tambahnya.

Di sisi lain, ‎Dr Nur Ika Sari Rakhmawati MPd menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas dalam mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan.

Menurutnya, keberadaan kebun edukasi tidak hanya mempercantik lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi media belajar yang efektif bagi anak-anak.

SMPM 5 Pucang SBY

‎“Anak-anak tidak hanya mengenal teori tentang tanaman, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana menanam, merawat, dan menjaga lingkungan. Ini merupakan implementasi nyata dari pendidikan karakter yang sangat baik” ujarnya.

‎Ifa Farida yang saat ini sedang menyelesaikan studi program S2 PGAUD disalah satu universitas ternama di Surabaya juga menjelaskan bahwa program Green Learning telah menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran harian.

Melalui kebun edukasi, siswa diajak mengenal proses pertumbuhan tanaman, pentingnya menjaga kelestarian alam, serta membangun kebiasaan hidup sehat.

“Green learning termasuk program unggulan sekolah dan kami menjalin kerjasama juga dengan Universitas Muhammadiyah Gresik untuk pendampingan mulai bibit cara perawatan hingga tiba masa panen” ucapnya.

Program Lainnya

‎Selain kegiatan bercocok tanam, sekolah juga menerapkan berbagai program pendukung seperti pengelolaan sampah sederhana melalui sedekah sampah, pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan, dan sekolah dengan membawa bekal sehat dari rumah.

Tak hanya itu ia juga menjelaskan bahwa selain menanam di kebun sekolah juga terdapat dua kolam ikan yang berisi ikan lele dan ikan nila.

“Anak-anak tidak hanya mengenal tanaman saja disini tapi juga ada hewan peliharaan yang punya relevansi ke pembelajaran. Dis ini kita hadirkan ikan lele dan ikan nila yang tentu keduanya bisa dikonsumsi ” imbuhnya saat mengajak tim berkeliling di kebun.

‎Dalam kesempatan tersebut, tim monev juga berdialog dengan kepala sekolah terkait pengembangan program sekolah unggulan berbasis lingkungan.

Berbagai masukan dan penguatan diberikan agar program yang telah berjalan dapat terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas.

Kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berwawasan lingkungan. Melalui

program Green Learning, TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas berharap dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam sejak usia dini.(*)

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 04/06/2026 14:33
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu