Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ini Pesan Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya saat Liburan Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Ini Pesan Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya saat Liburan Sekolah
Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach Barizi MPd, mengingatkan bahwa liburan tanpa PR bukan berarti tanpa pembelajaran. (Desy K/PWMU.CO).
pwmu.co -

Masa liburan sekolah menjadi waktu yang dinanti para siswa untuk beristirahat dan menikmati kebersamaan bersama keluarga.

Namun, Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach Barizi MPd mengingatkan bahwa liburan bukan berarti berhenti belajar dan meninggalkan kebiasaan baik yang telah ditanamkan di sekolah.

Menurut Barizi, liburan justru menjadi kesempatan emas bagi anak-anak untuk belajar dari kehidupan sehari-hari, memperkuat karakter, serta mempererat hubungan dengan keluarga.

“Liburan memang tanpa “PR”, tetapi bukan berarti tanpa pembelajaran. Anak-anak dapat belajar dari banyak hal di sekitarnya, mulai dari membantu orang tua, membaca buku, beribadah, hingga belajar bersosialisasi dan peduli terhadap sesama” ujarnya pada Rabu (24/06/2026).

Belajar tak Semata dari Buku

Ia menjelaskan bahwa belajar tidak selalu identik dengan buku pelajaran dan tugas tertulis. Aktivitas sederhana seperti merapikan tempat tidur, membantu ibu memasak, menemani ayah berkebun, mengunjungi kakek dan nenek, maupun bermain bersama teman bisa menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi anak.

Oleh karena itu, ia mengajak siswa untuk tetap menjaga salat lima waktu, membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, serta memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.

Di sisi lain, orang tua harapannya dapat mendampingi anak dalam penggunaan gawai (gadget) agar tidak berlebihan dan tetap memilih tontonan yang edukatif.

“Anak-anak tidak harus selalu sibuk dengan gawai. Liburan adalah waktu yang tepat untuk menciptakan kenangan indah bersama keluarga. Dari sana, anak belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan kebersamaan” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Momentum Tumbuhkan Kemandirian

Lebih lanjut, Barizi berharap masa liburan dapat menjadi momentum bagi siswa untuk menumbuhkan kemandirian dan kebiasaan positif yang akan terus terbawa saat kembali ke sekolah.

Ia meyakini bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman sehari-hari yang dijalani bersama keluarga.

“Yang terpenting, anak-anak menikmati liburan dengan bahagia, tetap sehat, dan tidak meninggalkan ibadah serta akhlak yang baik. Semoga ketika kembali ke sekolah nanti, mereka hadir dengan semangat baru dan pengalaman yang semakin memperkaya pembelajaran mereka” pungkasnya.

Dengan adanya imbauan ini, SD Muhammadiyah 18 Surabaya berharap pihak sekolah dan orang tua dapat bersinergi untuk menjadikan rumah sebagai ruang belajar yang menyenangkan.

Sebab, pendidikan sejatinya terus berlangsung melalui setiap pengalaman dan kebersamaan dalam keluarga.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 24/06/2026 22:38
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu