Rapat Kerja (Raker) Pleno Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) An Nur Sidoarjo pada Ahad-Senin (5–6/7/2026) di Aryana Hotel Trawas membahas sejumlah program yang akan menjadi fokus pengembangan pesantren pada tahun ajaran mendatang. Pembahasan meliputi bidang Humas dan Kerumahtanggaan, Pendidikan, serta Kepengasuhan.
Dalam sidang pleno bidang Humas dan Kerumahtanggaan, peserta membahas penguatan jejaring kerja sama dengan berbagai pihak sebagai salah satu program yang akan dikembangkan.
Ketua Divisi Humas, Ivantri Agung Saputra, menjelaskan bahwa PPM An Nur yang menyelenggarakan pendidikan jenjang SMP dan SMA memerlukan kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung kegiatan pembelajaran maupun pengembangan santri.
“Kerja sama dengan Persyarikatan Muhammadiyah, dunia industri, serta pelaku UMKM harus terus diperkuat. Melalui sinergi ini, santri akan lebih dekat dengan jaringan persyarikatan, memiliki peluang memperoleh beasiswa pendidikan, sekaligus mendapatkan pengalaman nyata dalam dunia kewirausahaan,” ungkap Ivantri di hadapan peserta pleno.
Menurut Ivantri, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan santri memperoleh pengalaman belajar di luar kelas sekaligus mendukung pengembangan lembaga.
Pada pleno bidang Pendidikan, peserta membahas rencana pelaksanaan program Komputer Kelileran. Program ini dirancang untuk menyediakan sejumlah komputer yang dapat digunakan santri di lingkungan asrama sebagai sarana belajar di luar jam pelajaran.
Koordinator Bidang Pendidikan, Ustazah Faizah Ilmiyah, S.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan penggunaan telepon genggam di lingkungan pesantren tetap diberlakukan. Namun, kebutuhan santri terhadap teknologi informasi akan difasilitasi melalui perangkat komputer yang disediakan oleh pesantren.
“Mulai tahun ini kami menghadirkan program Komputer Keleleran. Selain laboratorium komputer, kami akan menyediakan beberapa unit komputer di area umum asrama putra dan putri. Komputer tersebut dapat dimanfaatkan santri pada jam asrama untuk belajar maupun mengakses berbagai informasi yang telah disiapkan dan difilter oleh Tim IT pesantren,” tegas Ustazah Faizah.
Melalui fasilitas tersebut, santri dapat mengakses berbagai bahan pembelajaran, literasi digital, referensi akademik, maupun materi keislaman yang telah diseleksi oleh tim teknologi informasi pesantren.
Sementara itu, pada pleno bidang Kepengasuhan, peserta membahas program pembinaan karakter santri melalui penguatan pendampingan di lingkungan asrama. Program kepengasuhan tahun ajaran baru diarahkan pada pembinaan adab, akhlak, kedisiplinan, dan pembiasaan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Koordinator Bidang Kepengasuhan, Mabafaza Al Khuluqi, S.Kom., Lc., M.Hum., menyampaikan bahwa pembinaan karakter menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan pesantren. Menurutnya, pendampingan santri tidak hanya dilakukan melalui pengawasan kegiatan, tetapi juga melalui kehadiran wali asrama dalam proses pembinaan sehari-hari.
Dalam pembahasan tersebut dijelaskan bahwa wali asrama diharapkan berperan sebagai pendamping yang membimbing kehidupan santri selama berada di lingkungan pesantren, baik dalam kegiatan ibadah, belajar, maupun aktivitas keseharian.
Rangkaian sidang pleno berlangsung dengan penyampaian berbagai masukan dari peserta raker. Program-program yang dibahas pada masing-masing bidang diarahkan agar saling mendukung, mulai dari penguatan jejaring kerja sama, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, hingga pembinaan karakter santri.
Hasil pembahasan dalam rapat kerja ini selanjutnya akan menjadi acuan penyusunan program kerja PPM An Nur Sidoarjo pada tahun ajaran 2026/2027 sesuai dengan bidang masing-masing. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments