Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ribuan Jamaah Padati Lapangan Muhammadiyah Godog, Khutbah Iduladha Angkat Makna Syukur dan Pengorbanan

Iklan Landscape Smamda
Ribuan Jamaah Padati Lapangan Muhammadiyah Godog, Khutbah Iduladha Angkat Makna Syukur dan Pengorbanan
Suasana salat Iduladha di Ranting Muhammadiyah Godog. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Godog menggelar Shalat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan Perguruan Muhammadiyah Godog, Rabu pagi (27/5/2026). Sejak pagi, ribuan jamaah dari warga sekitar memadati lapangan untuk menunaikan shalat hari raya dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Dalam muqaddimah sebelum pelaksanaan shalat, Kaniran, S.Pd.I selaku Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Godog sekaligus pembawa acara menyampaikan rasa syukur atas limpahan nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga tiga nikmat besar dalam kehidupan, yakni nikmat iman, nikmat sehat, dan nikmat sempat.

Pada kesempatan tersebut, Kaniran juga menyampaikan laporan pelaksanaan kurban tahun ini. Ia menginformasikan bahwa jumlah hewan kurban warga Muhammadiyah Godog pada Idul Adha 1447 H mencapai 10 ekor sapi dan 117 ekor kambing.

Pelaksanaan khutbah Idul Adha disampaikan oleh Abdul Alam Amrullah, M.Pd, dosen Universitas Brawijaya sekaligus Ketua Bawaslu Kabupaten Malang. Kehadiran Abdul Alam terasa istimewa karena ia merupakan putra asli Desa Godog yang kini menetap di Malang. Ia juga alumni MI Muhammadiyah 1 Godog dan SMP Muhammadiyah 8 Godog Laren Lamongan.

Dalam khutbahnya, Abdul Alam Amrullah mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat keamanan yang Allah SWT karuniakan. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 126 tentang doa Nabi Ibrahim AS memohon negeri yang aman dan diberkahi rezeki.

Ia mengingatkan bahwa tidak semua umat Islam di berbagai belahan dunia dapat merasakan keamanan dalam beribadah seperti yang dirasakan saat ini. Ia menyinggung saudara-saudara muslim di Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan dan penderitaan.

“Karena itu kita patut bersyukur atas keadaan yang kita alami hari ini. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” pesannya di hadapan jamaah.

Selain mengangkat nilai syukur, Abdul Alam juga menekankan pentingnya pendidikan anak dalam keluarga. Menurutnya, anak adalah amanah sekaligus investasi akhirat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia mengajak para orang tua untuk mendidik anak-anak sesuai tuntunan Islam agar tumbuh menjadi generasi yang saleh, berilmu, dan berakhlak mulia.

Pada momentum Iduladha ini, Abdul Alam juga menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga latihan menata kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Kurban menjadi wujud pengorbanan harta untuk membantu fakir miskin serta mereka yang membutuhkan, sebagaimana pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Ma’un.

Menurutnya, ibadah kurban mengandung nilai besar yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS: pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, dan totalitas ketaatan kepada Allah SWT.

Menutup khutbahnya, Abdul Alam Amrullah mengajak umat Islam untuk terus saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, serta mempersiapkan generasi penerus yang ahli ibadah, ahli ilmu pengetahuan, dan ahli agama.

Khutbah kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kesehatan, kelapangan rezeki, keberkahan hidup, serta harapan agar anak-anak keturunan menjadi generasi saleh dan salehah. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 28/05/2026 21:39
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu