Siswi kelas XII.12 SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Surabaya, Rizka Putri Pertiwi, mendapat kesempatan istimewa menjadi bagian dari Gerakan Bersama Muhammadiyah-Aisyiyah Peduli Anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Sabtu (25/7/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Rizka dipercaya mewakili Suara Anak Muhammadiyah Jawa Timur untuk menyampaikan aspirasi anak-anak kepada para pemangku kebijakan.
Selama kegiatan berlangsung, Rizka mengikuti berbagai rangkaian acara, termasuk Forum Group Discussion (FGD) yang membahas beragam isu dan tantangan yang dihadapi anak-anak.
Diskusi tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas wawasan Rizka mengenai berbagai persoalan anak, khususnya yang terjadi di Jawa Timur.
Namun, momen paling berkesan baginya adalah ketika mendapat kesempatan menyampaikan aspirasi anak-anak Jawa Timur secara langsung kepada Menteri Pendidikan dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
“Dapat menyampaikan suara anak Jawa Timur kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Wakil Gubernur adalah sesuatu yang baru untuk saya. Rasanya senang karena bisa berkontribusi untuk Hari Anak ini,” ungkap Rizka.
Keikutsertaan Rizka dalam kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarganya.
Sang ayah, Agus Setiono, mengaku bangga dan bahagia atas kesempatan yang diperoleh putrinya, terlebih karena dapat bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan dalam momentum Hari Anak Nasional.
Ke depan, Rizka bertekad memperdalam pemahamannya mengenai berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak, khususnya di Jawa Timur.
Untuk mewujudkan target tersebut, ia berkomitmen memperbanyak membaca buku, meningkatkan kemampuan berdiskusi, serta menggali pengalaman langsung dari anak-anak sebagai bahan pembelajaran.
Rizka berharap aspirasi yang disampaikan melalui Suara Anak Muhammadiyah Jawa Timur tidak hanya membawa manfaat bagi sekolahnya, tetapi juga mampu mewakili kepentingan seluruh anak di Jawa Timur.
Menurutnya, sekolah merupakan salah satu dari tiga pusat pendidikan yang memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak sehingga suara anak perlu didengar dalam proses pembangunan pendidikan yang lebih baik.
Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Hendy Bayu Pratama, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Rizka untuk menjadi wakil Suara Anak Jawa Timur.
Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan pengalaman berharga yang mampu membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi anak-anak.
“Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi Rizka untuk terus belajar, berprestasi, dan menjadi pelopor dalam menyuarakan aspirasi anak. Kami juga berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya lainnya agar berani mengambil peran, aktif dalam berbagai kegiatan, serta terus mengembangkan potensi diri demi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Keikutsertaan Rizka dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan dan berkontribusi dalam pembangunan yang lebih berpihak kepada anak.
Prestasi tersebut diharapkan mampu menginspirasi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya agar terus berani mengambil peran, menyuarakan aspirasi, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments